Menjalani puasa ramadhan tak menghalangi stopper Persebaya Hansamu Yama Pranata untuk fokus pada sesi latihan sore hingga menjelang berbuka di Stadion Gelora Bung Tomo (8/5). Dia dan para pemain Persebaya lainnya tengah digenjot dengan materi taktikal. (Persebaya)
Djanur Genjot Skuad Bajol Ijo dengan Materi Taktikal
Latihan Saat Puasa, Yama dkk Sudah Beradaptasi

Para pemain Persebaya sudah beradaptasi melakoni latihan saat menjalani puasa Ramadan. Pergerakan Ruben Karel Sanadi dkk dinilai lebih bertenaga pada hari kedua latihan di Stadion Gelora Bung Tomo sore tadi (8/5). Kondisi itu sangat mendukung program pelatih Djadjang Nurdjaman memoles taktikal dalam berbagai formasi permainan.

Dalam sesi latihan tadi, beberapa pemain Persebaya yang absen pada latihan kemarin (7/5) sudah bergabung. Mereka adalah Amido Balde, Damian Lizio, Irfan Jaya, dan Osvaldo Haay terlihat di lapangan. Namun, lima pemain lainnya seperti Misbakus Solikin, Abu Rizal Maulana, Fandi Eko Utomo, Oktafianus Fernando, dan Otavio Dutra izin. Mereka mewakili tim Persebaya untuk acara pisah dan sambut Kapolrestabes Surabaya. Hanya duo gelandang Nelson Alom dan Manuchehr Jalilov yang belum bergabung.

“Secara umum sudah terlihat adaptasinya dalam menjalani latihan di bulan ramadan ini, termasuk yang absen di latihan hari pertama kemarin. Sudah bisa mengikuti, meski belum 100 persen. Tetapi tidak terlihat pergerakan pemain yang kaku,” jelas Djanur seusai latihan.

Gelandang serang Persebaya Damian Lizio (tengah) dibayangi asisten pelatih Bejo Sugiantoro (kiri) pada sesi latihan sore di Stadion Gelora Bung Tomo (8/5). Kemampuan taktikal para pemain Persebaya terus dimatangkan. (Persebaya)

Djanur membeberkan skuad Bajol Ijo tetap digenjot materi taktikal. Menurutnya materi ini tak hanya sebagai pemantapan tim menghadapi laga uji coba melawan Persela Lamongan Sabtu (11/5). Tetapi juga untuk terjun di Liga 1.

“Saya rasa kami harus terus mematangkan taktikal, karena sudah tidak ada waktu lagi. Pertandingan melawan Persela sudah dekat. Kami mulai dengan defence besok, kemudian menyerang. Dan kami terapkan dengan formasi yang berbeda-beda,” ungkap Djanur.

Mantan pelatih Persib Bandung ini menyebutkan hasil latihan bakal dipraktekan saat melawan Persela di ajang bertajuk Jogo Suroboyo Game. Meski tidak dapat menurunkan kekuatan terbaik, Djanur optimis para pemain dapat menjalankan intruksinya dengan baik. “Targetnya melawan Persela lebih kepada penerapan apa yang sudah pemain lakukan selama latihan, kami ingin aplikasikan diujicoba nanti,” tandas Djanur. (*)

BERITA LAINNYA