Hansamu Yama berusaha merebut bola dari M Alwi dalam latihan Perdana Persebaya di bulan Ramadhan yang berlangsung dengan intensitas tinggi di Stadion Gelora Bung Tomo sore tadi (7/5). (Persebaya)
Persebaya Kembali Latihan
Intensitas Tinggi Jelang Buka Puasa

Bulan ramadhan bukan halangan Persebaya melakoni sesi latihan. Mereka langsung menggelar latihan dengan intensitas tinggi di Stadion Gelora Bung Tomo sore tadi (7/5). Pelatih Djadjang Nurdjaman tidak menurunkan tempo latihan lantaran jadwal ketat sudah menanti Persebaya.

Latihan Green Force tidak diturunkan karena akan melakoni laga uji coba bertajuk Jogo Suroboyo Game melawan Persela Lamongan, Sabtu (11/5) mendatang. Selain itu, ajang ini juga dijadikan pemanasan Persebaya menyambut pertandingan Liga 1 yang digeber pada malam hari selama bulan ramadhan.

“Intesitas latihan tidak ada pengurangan karena kami langsung menghadapi pertandingan. Kami tidak punya waktu yang banyak. Hari pertama latihan di ramadhan ini memang terlihat para pemain masih kesulitan mengikuti ritme,” ujar Djanur usai sesi latihan.

Para pemain Persebaya berlari keliling lapangan sebelum memulai latihan perdana di Bulan Ramadhan pada Selasa (07/5) di Stadion Gelora Bung Tomo.(Persebaya)

“Tetapi saya berharap di sesi latihan berikutnya para pemain sudah bisa berlatih secara normal seperti hari-hari biasanya,” imbuh pelatih berusia 60 tahun ini. Djanur juga meminta Misbakus Solikin dkk untuk menambah asupan gizi agar kondisinya tetap terjaga.

Sore tadi, Persebaya berlatih mulai pukul 15.30 WIB hingga menjelang maghrib. Djanur pun langsung menggembleng para pemain dengan materi cukup berat. Mulai dari lari keliling lapangan hingga small game.

Djanur juga menyebutkan jika tim kebanggaan Bonek bakal berlatih di malam hari. Mengacu dari draft pertandingan, selama ramadhan Persebaya bakal bertanding tiga kali. Dua kali tandang ke markas Bali United FC, Kamis (16/5) dan Kalteng Putra, Selasa (21/5) serta menjamu PSIS Semarang, Kamis (30/5). Ketiga laga ini dimainkan mulai pukul 20:30 WIB.

“Sangat memungkinkan kami berlatih malam hari. Ini untuk membiasakan para pemain menghadapi pertandingan yang bakal digelar mulai pukul 20.30 WIB. Sudah pasti butuh adaptasi, saya berharap manajemen bisa memfasilitasi latihan malam,” beber Djanur.

Dia mengatakan laga melawan Persela menjadi sarana tepat untuk pemanasan jelang melakoni Liga 1. Menurutnya dengan uji coba digelar malam hari, Persebaya bisa beradaptasi. “Sisa tiga hari sebelum melawan Persela. Saya rasa tepat untuk dicoba sebagai latihan ke pertandingan di Liga 1 selama bulan ramadhan,” tandas Djanur.

Pada latihan tadi, enam pemain Persebaya masih absen. Mereka adalah Amido Balde dan Damian Lizio yang tengah mengurus KITAS. Sementara Nelson Alom dan Manuchehr Jalilov menjalani pemulihan. Sedangkan Irfan Jaya serta Osvaldo Haay kesulitan mencari tiket pesawat terbang ke Surabaya. (*)

 

 

BERITA LAINNYA