Salah seorang penonton yang membeli tiket di Counter Korem (Persebaya)
Cegah Calo, Panpel Terapkan Tinta Celup
Tiket Pertandingan Lawan Arema Belum Habis

Bagi pendukung Persebaya Surabaya yang belum mendapatkan tiket pertandingan melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (6/5) nanti, tidak perlu bersedih. Karena, pihak Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persebaya masih memiliki kuota tiket dalam jumlah cukup banyak yang kembali dijual, Jumat (4/5) besok. 

Ketua Panpel Persebaya, Whisnu Sakti Buana mengatakan, untuk pertandingan melawan Arema FC nanti, mereka sudah mencetak 50 ribu tiket dari total kapasitas stadion sebanyak 55 ribu penonton. "Kami pastikan masih ada penjualan tiket di besok hari (4/5), Red)," kata Whisnu saat memantau langsung penjualan tiket di Korem 084/Bhaskara Jaya. 

foto: Persebaya

Pihak panpel memang memiiki tiga lokasi penjualan tiket. Selain di Korem 084, juga di Kenjeran Park, Surabaya dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Kuota tiket di masing-masing lokasi penjualan sebanyak 5 ribu lembar tiket setiap hari plus penjualan online sebanyak 2.500 ribu tiket yang sudah sold out di hari pertama penjualan. 

Whisnu menjelaskan, mereka memang sengaja membatasi kuota tiket di masing masing lokasi penjualan sebanyak 5 ribu tiket tersebut, karena untuk menghindari adanya penumpukan masa yang berpotensi mengganggu keamanan. "Jumlah tiket yang dijual memang sengaja dibatasi, itu untuk meminimalisasi kerusuhan dan gangguan ketertiban umum," tegasnya.

foto: Persebaya 

Nah, dalam melakukan pemantauan langsung di lokasi penjualan tiket tersebut, Whisnu lantas melakukan sejumlah evaluasi demi meningkatkan penjualan tiket di hari berikutnya. Menurut pria yang juga Wakil Walikota Surabaya ini, salah satu yang harus dimaksimalkan dalam penjualan tiket di hari kedua, adalah mekanisme pengamanan. 

Salah satunya, kata Whisnu, pihak panpel akan memperbanyak barricade atau pagar pembatas agar para pembeli tiket bisa disiplin dalam antrian. "Bagi saya, kalau ada barricade, serta para pembeli tiket bisa datang sejak pagi, maka itu akan memudahkan pembagian nomor antrian. Kami akan memberikan formulasi terbaik dalam penjualan tiket ini," lanjutnya.

foto: Satrio Wicaksono for Persebaya

Salah satu formulasi yang sudah diterapkan oleh panpel, adalah penerapan tinta celup di jari tangan bagi mereka yang sudah membeli tiket. Artinya, bagi mereka yang jari jari tangannya sudah ada tanda tinta, tidak lagi diperbolehkan untuk membeli tiket. Cara tersebut cukup efektif untuk menghindari pencaloan tiket yang cukup meresahkan (*)

foto: Persebaya
Foto: Persebaya
foto: Satrio Wicaksono for Persebaya
BERITA LAINNYA