Empat Penjaga Gawang Persebaya Surabaya dari Kiri ke Kanan (Mizwar, Reky Rahayu, Alfonsius Kelvans, Dimas Galih)
Kualitas Kiper Persebaya Merata
Miswar Catatkan Minutes Play Terbanyak

PELATIH kiper Persebaya Surabaya, Miftahul Hadi sudah tidak risau lagi. Itu tidak lain, karena stok penjaga gawang tim dengan julukan Green Force itu sedang melimpah. Ya, saat ini, Persebaya punya empat kiper yang sedang dalam kondisi onfire alias siap diturunkan kapan saja dan melawan tim mana saja. Masing-masing adalah Miswar Saputra, Dimas Galih, Alfonsius Kelvan dan Reky Rahayu.

 Apa yang dialami oleh Hadi tersebut, berbanding terbalik dengan yang dia rasakan pada awal Maret lalu. Di mana, ketika itu, Persebaya mengalami krisis kiper setelah Miswar dan Dimas mengalami cedera parah saat membela Persebaya di turnamen pra musim Piala Gubernur Kaltim. Tragisnya lagi, Stevano Pieters, kiper muda dengan status magang di Persebaya juga mengalami cedera di bagian kepala sehingga harus istirahat.

 Hasilnya, Hadi hanya bisa mengandalkan Alfons di bawah mistar gawang. Namun hebatnya, Alfons bisa menjalankan peran tersebut dengan maksimal. Dan, beruntungnya lagi, sebelum Persebaya menjalani laga perdana di Liga 1 melawan Perseru Serui di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya 25 Maret lalu, Miswar dan Dimas sudah sembuh total. Padahal, mereka divonis harus absen dari latihan sampai pertengahan April nanti.

 

 "Empat kiper yang kami miliki saat ini memiliki kualitas dan skil yang merata.Itu yang membuat saya sering kesulitan untuk menentukan siapa harus menjadi kiper utama setiap kali Persebaya bertanding," kata Hadi. "Tentu kondisi ini sangat bagus bagi Persebaya," papar dia. "Karena dengan kualitas yang merata, masing - masing dari mereka juga terus berusaha untuk meningkatkan kapasitas dengan berlatih serius," timpalnya. Dalam perkembangan yang sama, Miswar menambahkan, antara dirinya dengan tiga rekannya tidak ada persaingan yang serius. Itu tidak lain, karena kultur yang saat ini terbangun dalam tim, adalah semangat kekeluargaan. "Tugas kami adalah berlatih dengan giat agar bisa memberikan performa terbaik dalam setiap kali pertandingan. Toh, soal bermain atau tidak, semuanya menjadi keputusan pelatih," ujar pria asal Aceh itu. 

Dari total empat kiper yang dimiliki oleh Persebaya tersebut, Miswar mencatatkan rekor bermain lebih banyak selama Persebaya tampil di turnamen pramusim serta Liga 1. Pria berusia 22 tahun itu mencatatkan 390 menit bermain dengan total enam kali kebobolan dari empat pertandingan, sedangkan Alfonsius di peringkat kedua (350 menit) dengan lima kali kebobolan dari empat pertandingan, sementara Dimas terhitung hanya dua kali memungut bola dari gawangnya.

Selain mereka, masih ada satu kiper anyar yang sampai saat ini belum beraksi di bawah mistar gawang Green Force, Reky Rahayu. Kiper asal Tangerang itu baru bergabung di detik-detik awal musim bergulir. Hadi mengungkapkan bahwa, kualitas Reky tidak kalah dengan tiga kiper lainnya. Dan, dia tinggal menunggu waktu saja untuk mendapatkan kesempatan sebagai starter. (*)

BERITA LAINNYA