Rendi Irwan menerima cenderamata setelah menyelesaikan kursus kepelatihan lisensi C AFC di Malang. Rendi menjalani kursus selama tanggal 10 sampai 22 Februari 2020. (*)
Rendi Irwan Kursus Kepelatihan Lisensi C AFC
Ambil Kursus Kepelatihan, Rendi Tetap Ikuti Perkembangan Persebaya

Selama gelaran Piala Gubernur Jatim ada satu nama yang sama sekali tidak diturunkan oleh Aji Santoso. Pemain tersebut adalah Rendi Irwan. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut tidak dalam kondisi cedera, namun dirinya mengikuti kursus kepelatihan lisensi C AFC.

Bertempat di salah satu hotel di Sengkaling, Malang, Rendi menjalani serangkaian workshop selama hampir dua pekan. Menurut pemain bernomor punggung 12 tersebut, banyak pengalaman yang didapat selama mengikuti kursus kepelatihan. "Ini pengalaman pertama kali ikut kursus lisensi, karena saya belum pernah sama sekali pegang tim junior atau ssb (sekolah sepakbola). Banyak hal positif yang belum saya tahu di dunia kepelatihan ini," ujar Rendi.

Di kursus tersebut, Rendi belajar banyak dari instruktur maupun peserta lainnya. Mengingat mayoritas peserta yang ikut adalah pelatih yang pernah ikut menangani tim Elite Pro Academy, Liga 3 dan bahkan Liga 3. Hanya Rendi dan Slamet Nurcahyo (Madura United) yang masih berstatus pemain aktif. 

Pemain jebolan kompetisi internal Persebaya tersebut juga merasa terbantu dengan suasana kekeluargaan yang terbangun selama kursus kepelatihan. Rendi mendapatkan dukungan dari peserta lain dan instruktur untuk diskusi dan menyelesaikan tugas yang diberikan. "Yang membuat saya senang kemarin itu kalau biasanya kursus itu sendiri-sendiri, tapi kemarin justru bisa mengerjakan bareng," tutur Rendi.

Bahkan beberapa kali Rendi diberi kesempatan untuk mengikuti perjalanan rekan setimnya yang berjuang di Piala Gubernur Jatim. "Instruktur juga sangat menyenangkan, maksudnya mereka welcome sama kita. Saat saya butuh waktu untuk menonton teman-teman, saya diijinkan, meskipun ya tidak full satu pertandingan," kata Rendi. "Apalagi salah sati instrukturnya coach Kartono yang pernah pegang saya di Persebaya tahun 2011, jadi dia paham tentang Persebaya ketika saya ingin lihat (pertandingan)," imbuhnya.

Meski sudah memegang lisensi C AFC, Rendi mengaku belum punya rencana untuk menukangi tim. Dirinya masih ingin fokus menjadi pemain Persebaya dan memberikan yang terbaik untuk membantu tim mewujudkan target musim ini. "Saya belum berpikir sejauh itu (melatih tim), sekarang saya konsentrasi sebagai pemain, kemarin hanya diijinkan oleh manajemen dan pelatih buat pengalaman baru bagi saya, lagipula saya masih banyak belajar di dunia kepelatihan," pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA