SELEKSI: Sidik Saimima (kiri) dan Mei Handoko Prastiyo saat berlatih bersama Persebaya di lapangan Persebaya, Karanggayam, Surabaya (7/2). (Foto: Angger Bondan/Jawa Pos)

Pastikan Berpartisipasi di Dirgantara Cup

SEIRING pengesahan struktur kepemilikan dan manajemen baru, persiapan Persebaya Surabaya menuju musim 2017 semakin mantap. Kemarin, sebagai bagian dari persiapan, manajemen memastikan ikut serta di Dirgantara Cup.

 

Menurut Direktur Tim Candra Wahyudi, turnamen pramusim tersebut bakal berdampak positif bagi tim. "Apalagi, tim pelatih dan para pemain juga setuju," jelas Direktur Tim Candra Wahyudi di Surabaya kemarin (7/2).

 

Keikutsertaan Persebaya di turnamen yang bakal dihelat di Sleman, Jogjakarta, itu disambut gembira R. Soejoso W. S., salah seorang anggota panitia penyelenggara. Menurut dia, kepastian tersebut membuat panitia kini tinggal mencari pengganti PSIM Jogjakarta dan PSIS Semarang. Kedua tim batal berpartisipasi lantaran masih terkendala kondisi fisik tim.

 

Sejauh ini, hanya Persiba Bantul yang bersedia menjadi pengganti salah satu di antara dua tim itu. Beberapa tim lain menjadi calon untuk melengkapi delapan peserta. Salah satunya adalah Persibo Bojonegoro.

 

"Dalam beberapa hari ke depan, ada rapat mengenai siapa satu tim pengganti," kata pria yang akrab disapa Yossi tersebut.

 

Dia juga tidak mempermasalahkan bila peserta pengganti nanti ber asal dari Liga 3 (dulu Liga Nusantara). Asalkan, suporter mereka bisa hadir langsung di Stadion Maguwoharjo, venue turnamen, saat tim mereka berlaga.

 

Sementara itu, Persebaya kembali menggelar latihan kemarin pagi. Setelah kedatangan tiga pemain seleksi baru pada Senin (6/2), kemarin ada dua pemain lagi yang mengadu peruntungan untuk bisa menjadi anggota skuad asuhan pelatih Iwan Setiawan tersebut.

 

Mereka adalah Obet Choiri yang berposisi sebagai bek kanan dan Imam Mahmudi yang biasa bermain sebagai bek tengah. Bersama Sidik Saimima, keduanya merupakan alumni skuad Pra-PON Jawa Timur yang gagal menembus PON Jawa Barat 2016.


Meski begitu, Iwan mengaku masih terlalu dini mengambil keputusan terkait dengan status mereka meski keduanya memiliki jam terbang cukup selama berproses bersama tim Pra-PON.


"Masih ada latihan besok (hari ini, Red), Kamis (besok, Red), dan tes fisik (11/2) yang dilalui pemain. Dari situ, baru terlihat kualitas mereka sebenarnya,". (io/c23/ttg)


Story provided by Jawa Pos


BERITA LAINNYA