TRIO GREEN FORCE: Iwan Setiawan (kiri) didampingi Lulut Kistono (tengah) dan Ahmad Rosidin di Stadion Gelora Bung Tomo kemarin (30/1). (Angger Bondan/Jawa Pos)
Iwan Setiawan Pelatih Persebaya

IWAN Setiawan tak buang-buang waktu. Begitu resmi ditunjuk sebagai pelatih Persebaya Surabaya, dia langsung memantau kinerja pasukan anyarnya saat beruji coba melawan 81 FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (30/1).

Sepanjang laga yang berformat 3x25 menit itu, Iwan berkonsentrasi penuh mengamati performa Mat Halil dkk. Bahkan, Iwan tidak canggung langsung memberikan instruksi kepada beberapa pemain. Salah satunya Thaufan Hidayat.

"Tim ini sudah memiliki karakter," puji pelatih 48 tahun tersebut kepada Jawa Pos di sela memantau Mat Halil dkk berlaga.

Pernyataan pelatih yang membawa Pusamania Borneo Football Club (PBFC) promosi ke Indonesia Super League (kini Liga 1, Red) pada 2014 itu merujuk kepada performa Persebaya yang langsung tune in kemarin. Mereka sama sekali tidak canggung saat dihadapkan dengan 81 FC yang bermateri beberapa penggawa berpengalaman. Di antaranya dua mantan penggawa Persebaya, Arif Ariyanto dan Lucky Wahyu.

Persebaya selama ini memang intens menggeber latihan empat kali sepekan di bawah kendali duet Ahmad Rosidin dan Lulut Kistono yang kini menjadi asisten Iwan. Itu berlaku semenjak status Green Force - julukan Persebaya- masih dibekukan PSSI hingga dikembalikan haknya pada kongres PSSI pada 8 Januari lalu.

"Coach Iwan sosok pelatih yang tegas," kata Thaufan.

Dalam pertandingan kemarin, Persebaya menang tiga gol tanpa balas. Tiga gol kemenangan pemilik dua titel Liga Indonesia itu lahir melalui Irsandi, Thaufan, dan eksekusi penalti Misbakhus Solikin.

Iwan selama ini dikenal sebagai pelatih yang selalu memberikan kepercayaan kepada para pemain muda. Dia juga pernah dipercaya PSSI untuk menangani tim nasional (timnas) U-17.

Nah, dalam uji coba kemarin, para pemain muda seperti Rachmat Irianto, Abu Rizal Rodeg, dan Handoko Prasetyo juga diberi kesempatan untuk ambil bagian. Dan, penampilan mereka juga tidak terlalu mengecewakan.

"Di bawah polesan Iwan, kami harapkan para pemain muda bisa cepat mencapai kematangan," harap Choesnoel Farid, manajer Persebaya, sembari merujuk kepada 17 pemain belia yang saat ini menembus seleksi tahap pertama.

Meski begitu, Iwan mengaku masih terlalu cepat untuk memutuskan hasil seleksi setelah menyaksikan Persebaya beruji coba kemarin. Menurut dia, masih ada waktu untuk memantau perkembangan 30 pemain yang ada. Sembari melakukan evaluasi dan komunikasi dengan dua asistennya, Ahmad Rosidin-Lulut Kistono.

Ahmad menjelaskan, bergabungnya Iwan di Persebaya bisa menjadi penyempurna taktik dan materi latihan yang selama ini dilahap pasukannya. Prestasi membawa PBFC juga diharapkan bisa menular ke Persebaya di Liga 2 tahun ini.

Apalagi, visi melatih Iwan juga sejalan dengan konsep yang diusungnya bersama Lulut Kistono selama ini. Yakni, percaya kepada talenta muda. Di samping itu, kontribusi pemain senior juga tetap ada untuk menjaga keseimbangan tim.

"Saya sudah memberikan hasil dan proses yang selama ini kami lalui. Diharapkan, itu bisa semakin komplet di tangan Iwan," kata Ahmad.(io/c19/c23/ttg)

Story provided by Jawa Pos

BERITA LAINNYA