Ruben Sanadi saat melakukan pemanasan dalam latihan Persebaya di Lapangan Polda Jatim. Full Back Persebaya itu sebelumnya absen dalam lawatan ke Makassar lantaran mengalami cedera pada bagian dadanya. (Persebaya)
Jelang Laga Home Kontra PS Tira-Persikabo
Ruben Berpeluang Turun

Ada satu kabar bahagia dari Persebaya jelang menjamu PS Tira-Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo lusa (21/7). Kondisi full back Persebaya Ruben Karel Sanadi mulai membaik. Kapten tim Bajol Ijo tersebut sudah begabung dalam sesi latihan di Lapangan Polda Jatim sore ini.

Ruben Sanadi absen karena menderita cedera pada bagian dadanya saat Persebaya menghadapi PSS Sleman, Sabtu (13/7) lalu. Dia pun diistirahatkan Persebaya pada laga melawan PSM Makassar, Rabu (17/7) kemarin.

“Ruben sendiri masih ada gangguan hari ini. Tetapi dia sudah mencoba (latihan). Saya optimis dia bisa turun (lawan Tira-Persikabo) akhir pekan nanti,” ungkap Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya, selepas latihan.

Jika kondisi Ruben sudah membaik, situasi berbeda justru dialami stopper Hansamu Yama Pranata. Bek timnas Indonesia ini tidak dalam kondisi terbaik. Yama, sapaan akrabnya, sudah absen sejak menghadapi Persib Bandung. Dia mengalami masalah pada punggungnya. “Kalau untuk Yama, kemungkinan agak lama,” jelas Djanur.

Pelatih asal Majalengka ini juga membeberkan kondisi Amido Balde yang belum 100 persen fit. Mantan pemain Glasgow Celtic ini sempat istirahat selama dua hari karena kondisi kesehatannya menurun beberapa jam sebelum meladeni Barito Putera (9/7) lalu.

“Dia hanya capek, tadi dia mengira latihan hanya recovery saja. Makanya sempat menepi tadi. Saat melawan PSM dia kelihatan belum fit betul. Semoga besok Amido Balde sudah benar-benar pulih,” harap Djanur.

Lebih lanjut Djanur mewaspadai Tira-Persikabo lantaran dinilai sebagai tim yang stabil penampilannya musim ini. Menurutnya tim besutan Rahmad Darmawan ini berbeda dengan yang sudah dihadapi Irfan Jaya dkk. “Sejauh ini mereka tim yang konsisten. Makanya pemain jangan jumawa karena pernah mengalahkan mereka. Kami harus waspada,” tegas Djanur.

Bukan tanpa alasan jika Djanur meminta Green Force waspada. Selain berstatus pemuncak klasemen, The Army (julukan Tira-Persikabo), juga belum terkalahkan. Tak hanya itu, Tira-Persikabo juga menjadi tim paling produktif dengan 19 gol. Bahkan, penyerang mereka, Ciro Henrique Alves Ferreira E Silva tengah bersaing di jajaran top scorer dengan 7 gol. (*)

 

 

BERITA LAINNYA