Winger Persebaya Oktafianus Fernando (8) dikejar pemain PS Putra Kresna pada laga uji coba di Lapangan Gelora Samudera sore tadi (2/5). Persebaya memetik kemenangan 8-0 atas kontestan Liga 3 wilayah Bali Nusra itu. (Persebaya)
Menang 8-0 Dalam Uji Coba di Bali
Jadwal Padat, Djanur Siapkan Formasi Alternatif

Persebaya menyiapkan beberapa alternatif formasi yang akan dipergunakannya saat bertanding pada kompetisi Liga 1 2019. Hal itu terlihat saat Green Force menjajal strategi, terutama formasi pada laga uji coba di Lapangan Gelora Samudera, Kuta, sore tadi (2/5). Hasilnya, Persebaya menang delapan gol tanpa balas atas PS Putra Kresna.

Persebaya mencoba taktik dalam 3x30 menit uji coba melawan tim Liga 3 wilayah Bali Nusra tersebut. Pada 30 menit pertama, Osvaldo Haay membawa Persebaya unggul 2-0. Kemudian giliran Elisa Yahya Basna dan Oktafianus Fernando mencatatkan nama di papan skor. Di 30 menit terakhir, empat gol bersarang ke gawang PS Putra Kresna. Masing-masing melalui Rendi Irwan, Amido Balde, Irfan Jaya, dan Osvaldo Haay.

Elisa Yahya Basna (17) tampil impresif pada laga uji coba Persebaya melawan PS Putra Kresna di Lapangan Gelora Samudera sore tadi (2/5). Dia turut menyumbangkan satu gol dari kemenangan 8-0 Persebaya. (Persebaya)

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengakui uji coba ini untuk mengasah kemampuan Ruben Karel Sanadi dkk menjalankan formasi lain. Persebaya selama ini identik dengan formasi 4-3-3. “Selama di Bali, kami terus mencoba formasi lain. Dan baru diujicobakan sore ini. Tetapi belum sepenuhnya puas, dan harus diperbaiki lagi dalam latihan,” ungkapnya setelah pertandingan.

“Persiapan itu untuk menentukan sistem apply kami, formasi kami, bola kami harus bagaimana berjalan dalam pertandingan. Perlu ada beberapa sistem apply yang kami siapkan karena musim ini cukup panjang juga,” imbuh pelatih asal Majalengka ini.

Djanur menyebutkan selama empat hari terakhir training centre (TC) alias pemusatan latihan di Bali, skuad Persebaya juga menunjukkan perkembangan positif. Dalam agenda TC ini, dia berharap para pemain bisa mendapatkan chemistry bermain dan kekompakan satu sama lain. Karena kesatuan tim yang solid kunci menjadi tim yang kuat.

“Alhamdulillah, apa yang kami inginkan selama TC ini bisa kami rasakan. Terutama dalam membangun chemistry antar satu pemain dengan pemain lainnya. Suasana latihan juga dapat. Kebetulan dapat lapangan bagus dekat dengan hotel, bisa berjalan kaki. Apa yang kami targetkan dapat selama di Bali ini. Taktikal dapat, kebersamaan antar pemain juga semakin kokoh,” tandas Djanur. (*)

BERITA LAINNYA