Coach Djadjang Nurdjaman bersama Kapten Persebaya, Rendi Irwan dalam press conference Persebaya Surabaya vs PS Tira usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo pada Selasa (11/9) Malam. (Persebaya)
Persebaya Kalah 0-2 dari PS Tira
Djanur: Saya Minta Maaf, Tapi Kami Tidak Patah Semangat

Djadjang Nurdjaman gagal meraih hasil maksimal dalam debutnya bersama Persebaya. Bajol Ijo takluk 0-2 dari PS Tira dalam lanjutan GO-JEK Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) malam tadi (11/9).

Tim tamu unggul melalui Aleksandar Rakic pada menit ke-46. Tembakan kerasnya dari luar kota penalti tidak mampu dibendung Miswar Saputra. The Young Warrior menggandakan keunggulan melalui gol D. Rekish pada menit ke-83 melalui skema serangan balik. Persebaya 0, PS Tira 2, berakhir sampai peluit akhir pertandingan.

”Ini hasil yang sangat mengecewakan, baik bagi tim maupun masyarakat sepak bola Surabaya. Saya pribadi minta maaf atas hasil ini. Tapi kami tidak patah semangat, kami bertekad untuk memperbaiki penampilan untuk pertandingan berikutnya,” kata Djanur dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Kapten tim Persebaya Rendi Irwan yang mendampingi Djanur dalam konferensi pers juga menyampaikan permintaan maaf. ”Kami menciptakan peluang pada babak pertama dan kedua, namun belum bisa menciptakan gol,” ucapnya.

Robertino Pugliara menyundul bola dalam laga ke-21 GO-JEK Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Selasa (11/9). 

Strategi parkir bus yang diterapkan pelatih PS Tira Nilmaizar berhasil meredam agresivitas penyerang-penyerang Persebaya. Pada menit kedua, Persebaya mendapatkan peluang melalui tandukan Otavio Dutra. Sayang tandukan pemain asal Brazil itu sedikit melebar.Pada menit ke-13 Osvaldo Haay juga mendapatkan peluang. Sayang, tembakan jarak dekatnya berhasil diblok kipper PS Tira. Sementara, bomber David Da Silva tidak bisa melepaskan diri dari kawalan beberapa pemain PS Tira yang sekaligus mengepungnya.

Setelah turun minum, tim tamu unggul melalui serangan balik. Rakic yang tidak terkawal, melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dibendung Miswar Saputra. Tembakan first time Rekish pada menit ke-83, menggandakan keunggulan PS Tira.

Pada babak kedua, Persebaya sebenarnya juga memiliki beberapa peluang emas, sayang belum bisa dikonversi menjadi gol. Salah satunya tembakan Abu Rizal Maulana membentur kaki Rendi Irwan. Keputusan Djanur memasukkan penyerang, Riky Kayame, Rishadi Fauzi, dan Oktafianus Fernando, juga tidak berbuah gol.

”Kita tahu Persebaya akan menyerang, jadi kami siapkan game plan untuk meredam,” kata Nilmaizar, pelatih PS Tira seusai pertandingan. Djanur mengapresiasi lini belakang PS Tira. ”Mereka bermain sangat disiplin dan rapat. Mereka juga melakukan serangan balik dengan baik,” ucap Djanur.

Menghadapi pertandingan berikutnya melawan Sriwijaya FC di Stadion Jaka Baring, Palembang, Djanur bersama Coach Bejo Sugiantoro akan segera melakukan evaluasi. Tidak banyak waktu, karena hanya tersisa satu kali sesi latihan pada Kamis lusa sebelum berangkat ke Palembang pada hari Jumat.”Kami harus berjuang keras merebut poin di kandang lawan. Itu satu-satunya jalan untuk menebus kekalahan ini,” tekadnya.

Dengan kekalahan itu, Persebaya tetap mengoleksi 25 poin. Menduduki peringkat ke-13. Unggul satu poin saja dari PS Tira. Dengan 13 pertandingan tersisa, peluang Green Force untuk memperbaiki posisi masih terbuka. (*)

 

BERITA LAINNYA