Pemain Persebaya U-17 Muhammad Rahmadani (29) mencoba melewati kawalan pemain-pemain Persida Sidoarjo U-17 kemarin (27/9). Persebaya U-17 akan bertanding menghadapi Persikoba Batu U-17 di Lapangan Persebaya, Karanggayam, besok sore (29/8). (Persebaya)
Babak 24 Besar Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2018
Wajib Menang Untuk Lolos

PELUANG bagi Persebaya U-17 untuk melaju ke fase berikutnya pada Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2018 masih terbuka. Fachrul Inzaghi dkk memenangi laga terakhir babak 24 besar Grup L melawan Persikoba Batu U-17 di Lapangan Persebaya, Karanggayam, besok sore (29/8). Tak cukup hanya menang, Persebaya U-17 harus mencetak keunggulan dua gol atau lebih.

Situasi tersebut tercipta menyusul kemenangan Persida Sidoarjo U-17 atas Persikoba dengan skor 1-0 sore tadi (28/9). Artinya, Persida U-17 bercokol di peringkat pertama klasemen sementara. Mereka unggul tiga angka dari Persebaya U-17 di posisi runner up.

Pelatih Persebaya U-17 Seger Sutrisno sadar bukan pekara mudah untuk menaklukkan Persikoba. Sebab, meskipun takluk di tangan Persida, tim asuhan Mas'ud Handoyo tersebut punya penampilan yang cukup apik. Belum lagi dengan gaya permainan ngotot mereka.

"Sedikit banyak kami sudah tahu kekuatan lawan. Daerah Batu, Malang Blitar, memang sudah tersentuh Filanesia (Filosofi Sepak Bola Indonesia). Jadi mereka punya permainan yang bagus seperti pressing ketat, ball posession mereka punya," ujar manajer Persebaya U-17, Maurits Benhard Pangkey.

Meski begitu, Bajul Ijo cilik tak gentar. Azizul Al Faris dan kolega optimis untuk mendulang poin sempurna. Apalagi Persebaya U-17 punya motivasi tinggi untuk menang di laga esok. "Kami optimis, kemarin anak-anak mungkin gugup karena pertandingan pertama. Tapi saya yakin besok anak-anak bisa menampilkan permainan terbaiknya," tegas Seger.

Champ, sapaan Maurits Benhard Pangkey, mengatakan jika para pemain tak terbebani dengan target menang. Dia mengaku Persebaya U-17 tidak tertekan meski hanya satu tim yang berhak melaju ke babak delapan besar. "Kami berharap anak-anak besok bermain lepas tanpa beban. Cukup tunjukkan karakter khas kita yang ngotot, ngeyel dan wani. Semoga mereka bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik," tandasnya. (*)

BERITA LAINNYA