Tim PS Kota Pahlawan (KoPa) saat berlatih di Lapangan Persebaya, Karanggayam, bertekad meraih poin penuh di kandang Bojonegoro FC, Lapangan Kalitidu, Bojonegoro, Minggu (22/7) sore. (Persebaya)
Matchday Keduabelas Liga 3 Kapal Api Jatim 2018
PS KoPa Optimis Jegal Bojonegoro FC

LAGA hidup dan mati menanti PS Kota Pahlawan (KoPa) di matchday ke-12 Liga 3 Kapal Api Jawa Timur 2018. Tim besutan Ahmad Rosyidin tersebut bakal menantang Bojonegoro FC di Lapangan Malowopati, Kalitidu, Bojonegoro, Minggu (22/7) sore. Dalam laga pamungkas ini, tiga poin wajib dipetik PS KoPa demi menjaga asa untuk lolos ke babak kedua Jawa Timur.

Seperti diketahui saat ini PS KoPa masih berpeluang lolos, menyusul Malang United dan Lamongan FC yang sudah terlebih dahulu memastikan diri. Akan tetapi tim satelit bentukan manajemen Persebaya tersebut harus mengamankan title peringkat tiga terbaik, salah satunya dengan meraih poin penuh di laga tandang melawan tim berjulukan Laskar Rajekwesi tersebut.

“Pokoknya pertandingan besok dimaksimalkan, tetap target kami bawa poin penuh. Saya sampaikan kepada anak-anak untuk berusaha semaksimal mungkin. Pertandingan ini merupakan pertandingan hidup mati kami. Kalau menang masih ada harapan untuk lolos ke babak berikutnya,” ujar pelatih PS KoPa, Ahmad Rosyidin.

Sesi latihan penyelesaian akhir digenjot skuad PS Kota Pahlawan (KoPa) agar dapat memaksimalkan peluang menjadi gol. (Persebaya)

Tak hanya wajib menang, dalam pertandingan tersebut Persebaya juga harus produktif dalam catatan gol. Mengingat saat ini PS KoPa tengah bersaing ketat dengan peringkat tiga grup lain yang juga berpotensi meraih poin yang sama. Untuk itu PS KoPa harus unggul aggregat gol agar mengungguli rival yang lain.

Namun karena keterbatasan waktu recovery, PS KoPa tak mempunyai cukup waktu untuk mengasah finishing akhir para pemainnya di laga pamungkas esok. Akan tetapi, dari lima laga terakhir PS KoPa sudah membukukan 10 gol. Untuk itu, Ahmad berharap ketajaman anak asuhnya besok tak berbeda jauh dengan penampilan sebelumnya.

“Karena kami recovery cuma dua hari tentunya kami hanya conditioning saja. Tidak ada latihan khusus karena kami tidak punya waktu lagi. Yang penting paling tidak besok anak-anak bisa mempertahankan itu,” jelas mantan asisten pelatih Persebaya musim 2017 tersebut. (*)

BERITA LAINNYA