Raut puas terpancar dari wajah bek Persebaya, Risto Mitrevski, usai peluit panjang berbunyi di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Pemain asal Makedonia itu berdiri dengan dada tegap, menyadari satu hal yaitu Persebaya akhirnya kembali menang di Bali setelah penantian panjang.
Pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/26, Bajol Ijo menumbangkan Bali United dengan skor 3-1. Mihailo Perovic membuka keunggulan pada menit ke-26, Alfan Suaib menggandakan skor di menit ke-69, dan Mitrevski melengkapi kemenangan lewat golnya di menit ke-73.
Gol tersebut terasa spesial bagi Mitrevski. Itu adalah gol keduanya musim ini dan menariknya, dua-duanya lahir saat menghadapi Bali United. Pada pertemuan pertama di Gelora Bung Tomo, ia juga mencatatkan namanya di papan skor dalam kemenangan meyakinkan 5-2.
"Senang rasanya bisa mencetak dua gol ke gawang Bali, terutama saat ini, karena kami tahu Persebaya kesulitan di sini beberapa tahun terakhir,” ujar Risto.
Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin. Persebaya datang ke Bali dengan membawa beban empat tahun tanpa kemenangan di Pulau Dewata. Catatan itu seperti bayang-bayang yang selalu mengikuti setiap lawatan. Dan malam itu, bayang-bayang tersebut akhirnya runtuh.
Risto mengakui, laga ini menyimpan tantangan tersendiri. Bermain di kandang lawan dengan atmosfer yang tidak mudah, ditambah tekanan sejarah yang belum berpihak, membuat kemenangan terasa berlipat.
"Itulah tantangannya, untuk menang di sini dan menghentikan catatan negatif itu. Apalagi ketika kami melihat banyaknya Bonek dan Bonita yang hadir di tribun penonton, itu memberikan kami motivasi ekstra, dan kemenangan ini untuk mereka,” tandas pemain berusia 35 tahun itu. (*)