Perayaan gol tunggal kemenangan Persebaya Surabaya U-15 atas Untag Rosita pada turnamen Asosiasi Kota (Askot) PSSI Surabaya di Lapangan Pusdik Arhanudse-8 Gedangan, Sidoarjo, Senin (25/6) kemarin. (Persebaya)
Turnamen Askot PSSI Surabaya KU-15
Di 16 Besar, Persebaya U-15 Ditantang SFC

HASIL sempurna diraih Persebaya Surabaya U-15 pada turnamen Asosiasi Kota (Askot) PSSI Surabaya. Tergabung di Grup G, dua kemenangan diraih Persebaya U-15. Mereka lantas melaju ke babak 16 besar melawan Surabaya FC (SFC) di Lapangan Persebaya, Karanggayam, Kamis (28/6) pagi.

Dua kemenangan Persebaya U-15 masing-masing atas Semut Hitam dengan dua gol tanpa balas, Sabtu (23/6). Lantas menang tipis dari Untag Rosita lewat gol tunggal Tantri Yanto di Lapangan Pusdik Arhanudse-8 Gedangan, Sidoarjo, Senin (25/6) kemarin. Persebaya U-15 pun berhak menjadi juara grup.

Satu-satunya gol penentu kemenangan Persebaya Surabaya U-15 yang dicetak oleh Tantri Yanto (kiri) ke gawang Untag Rosita. (Persebaya)

Dari hasil drawing, Bajul Ijo cilik dijadwalkan bertemu SFC. Langkah tim milik Ibnu Grahan, mantan pemain Persebaya, itu masih dibawah standar. Bagaimana tidak, mereka menjadi salah satu runner up terbaik dengan hasil sekali menang dan imbang. Yakni bermain imbang 2-2 dengan Anak Bangsa di laga pertama. Baru kemudian menang telak 3-0 dari Cobra FC.

Meskipun performa lawannya belum meyakinkan, Persebaya U-15 memastikan tidak akan meremehkan kekuatan SFC. “Terlepas dari hasil di penyisihan, kami tidak mau menganggap remeh lawan pada babak 16 besar nanti. Kami akan tetap berusaha bermain dengan cara terbaik,” ungkap Muharom Rusdiana, pelatih Persebaya U-15.

“Justru kalau kami menganggap remeh bisa jadi bumerang, karena mereka biasa bermain lepas. Jadi kami anggap siapapun lawan-lawannya adalah sebanding dan kami akan bermain seperti biasa,” imbuhnya.

Para pemain Persebaya Surabaya U-15 mendengarkan intruksi pelatih Muharom Rusdiana (tiga dari kanan) dengan seksama agar tim bisa meraih hasil maksimal. (Persebaya)

Muharom terus mempersiapkan timnya dengan maksimal sebelum laga esok. Dia membenahi sejumlah kesalahan dan kekurangan yang masih ada pada Marselino F. dan kolega. “Karena permainan kami menyerang. Jadi, semua lini diperbaiki,” tegasnya.

Baik strategi, pola main, dan selalu coba antisipasi setiap perbuahan yang terjadi di lapangan. Sehingga ia meminta anak asuhnya bekerja keras, mau belajar dan mengikuti instruksinya. “Kami harus tampil dengan pendekatan yang serius. Untuk ini, harus memastikan performa yang terbaik dari segi fokus dan konsentrasi,” tuntas pria yang turut mempersembahkan gelar juara bersama Persebaya di kompetisi Perserikatan ini. (*)

BERITA LAINNYA