Suasana antrian Bonek yang membeli tiket pertandingan Persebaya vs Arema di Korem 084 Bhaskara Jaya berlangsung kondusif. (Persebaya)
Satu Titik Penjualan Tiket Memudahkan Kontrol Keamanan
Tiket Habis Terjual, Pemegang Bonek Card Enjoy

Animo suporter Persebaya Surabaya yang terkenal dengan sebutan Bonek untuk menyaksikan pertandingan melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (6/5) nanti, sangat tinggi. Akibatnya, antrian panjang dari para pembeli tiket pun tak bisa dihindari dalam dua hari penjualan tiket. 

Klimaksnya terjadi di Markas Korem 084 Bhaskara Jaya, Surabaya, siang (4/6) tadi. Ribuan Bonek berkumpul di sana sejak dini hari demi mendapatkan tiket menyaksikan langsung pertandingan melawan rival abadi Singo Edan -- julukan Arema -- itu. Di hari kedua, pihak panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persebaya memusatkan penjualan tiket di satu lokasi. 

"Kami memang sengaja hanya membuka satu loket penjualan di hari kedua. Agar mudah mengontrol dan memberikan rasa aman bagi para pembeli tiket, " kata Ketua Panpel Persebaya, Whisnu Sakti Buana. " Dan, kami menilai, penjualan tiket di dua hari terakhir berjalan lancar tanpa ada gangguan berarti meski animonya sangat tinggi," jelas pria asli Surabaya ini. 

Pria yang juga wakil walikota Surabaya ini menambahkan, mereka bisa saja membuka banyak loket penjualan seperti hari pertama. Di mana, loket penjualan di tiga tempat, Pantai Ria Kenjeran, Stadion Gelora Bung Tomo dan Korem 084 Surabaya. Namun, lanjut Whisnu, banyaknya loket penjualan tersebut tidak lantas menjamin jumlah antrian tiket berkurang.

  "Karena alasan keamanan, kami sengaja memusatkan penjualan tiket di satu lokasi. Karena permintaan tiket selalu jauh lebih tinggi dari kuota yang disediakan saat Persebaya menjalani laga laga besar seperti ini," tegasnya. 

Memang, penjualan tiket di markas militer tersebut berjalan aman dan lancar. Para anggota Korem 084 yang dilibatkan langsung pun menjalankan tugas dengan maksimal. Apalagi, dalam proses penjualan tiket itu, Danrem 084 Bhaskara Jaya, Kolonel Kav M Zulkifli terlibat langsung, bahkan menyediakan air mineral bagi ribuan Bonek yang melakukan antrian.   

Sementara itu, dari total 50 ribu tiket yang sudah sesuai dengan kapasitas Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, semuanya sudah habis terjual, siang tadi (4/6). Bahkan, proses jual beli pun cenderung berlangsung aman tanpa ada gangguan berarti. Jumlah tiket terjual tersebut, sudah termasuk mereka yang memegang Bonek Card, tiket bagi para sponsor serta undangan.  

Di sisi lain, H Syamsul Rijal, salah satu Bonek pemegang Bonek Card selama satu musim, mengakui sangat senang. Sebab, dia sudah tidak perlu berpanas-panasan lagi ketika tiket pertandingan mengalami kelangkaan. "Jadi yang lain berpanas panasan, saya santai saja. Toh, tempat duduk saya di stadion juga aman," kata Syamsul.

Dia pun menyarankan agar para Bonek sebaiknya memaksimalkan fasilitas Bonek Card yang telah disediakan oleh manajemen Persebaya itu. " Sebenarnya manajemen sudah memberikan banyak solusi dan lebih memudahkan. Toh, hanya 150 ribu rupiah, sudah bisa mendapatkan empat pertandingan dan tidak perlu antri tiket," jelasnya. 

Memang, untuk menghindari adanya antrian tiket dan beredaranya tiket palsu serta para calo yang suka memainkan harga tiket, pihak Persebaya melakulan terobosan dengan menyediakan Bonek Card, semacam tiket terusan untuk beberapa pertandingan. Ada tiga kategori Bonek Card, mulai dari Quarter Season, Half Season dan Full Season. (*)

 

 

BERITA LAINNYA