Ariel Sharon serius melahap sesi latihan PS Kota Pahlawan jelang menghadapi Lamongan FC pada matchday ketiga Liga 3 Kapal Api Jawa Timur 2018 di Stadion Surajaya, (8/4) sore ini. (Persebaya)
Matchday Ketiga Liga 3 Kapal Api Jatim 2018
PS KoPa Main Sabar Ladeni Agresifitas Lamongan FC

JALAN terjal menanti PS Kota Pahlawan (KoPa) pada matchday ketiga Liga 3 Kapal Api Jawa Timur 2018. Mereka harus menantang tuan rumah Lamongan FC yang tengah on fire. Namun, PS KoPa juga berpotensi menjaga peluang meraih poin pada duel di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (8/4) sore.

Satu kemenangan yang diraih pada matchday kedua membuat semangat PS KoPa membara. Sebelumnya, mereka mencuri tiga poin dari tuan rumah Madiun United di Stadion Wilis, Rabu (4/4) lalu. Kemenangan itu membulatkan tekad Geofani Dwi dan kolega untuk meredam Lamongan FC.

"Anak-anak sudah siap. Kemenangan atas tuan rumah Madiun United kami jadikan modal berharga. Saat ini para pemain termotivasi untuk melanjutkan tren positif melawan Lamongan FC," tegas Ahmad Rosyidin, head coach PS KoPa. Dia menyebutkan anak asuhnya tak gentar meski Lamongan FC meraih kemenangan telak 5-2 atas Persegres Putra pada hari yang sama.

Hasil ini berbeda dengan yang diraih PS KoPa saat menjamu Persegres Putra pada laga perdana di Lapangan Persebaya, Karanggayam, Minggu (1/4) lalu. Saat itu, PS KoPa ditahan imbang tanpa gol oleh Laskar Poesponegoro - julukan Persegres Putra. Menurut Ahmad, hasil Lamongan FC kontra Persegres Putra tidak bisa dijadikan patokan.

"Meski demikian, kami tetap waspada dengan kemenangan besar Lamongan FC kontra Persegres Putra. Waktu kami lawan Persegres Putra, banyak peluang namun tidak ada yang sukses jadi gol. Kami telah belajar dari laga pertama. Mudah-mudahan kondisi mental tanding anak-anak tetap stabil," beber Ahmad.

Mantan asisten pelatih Persebaya ini mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi untuk meredam agresifitas Lamongan FC. Tak hanya itu, dia juga akan merotasi anak asuhnya di beberapa posisi. "Sedikitnya ada 3 pemain kami rotasi, karena dalam satu minggu bermain dua kali. Ini biar (pemain) tetap bugar. Kami juga telah menyiapkan skema permainan. Nanti kami akan bermain lebih sabar untuk meredam agresifitas Lamongan FC," kata Ahmad.

"Kami harus tetap bisa tampil maksimal di pertandingan nanti. Kami harus tetap optimis dan saya berharap para pemain juga merasa optimis untuk bisa meraih hasil maksimal melawan tuan rumah," imbuh pelatih berlisensi C AFC ini. (*)

BERITA LAINNYA