Koko Ari saat berlaga melawan Persijap Jepara. (Persebaya)

Tandang ke Markas Borneo, Koko Ari Siap Isi Sisi Fullback Kanan

Absennya Catur Pamungkas karena akumulasi kartu kuning memaksa Persebaya Surabaya melakukan penyesuaian saat menjamu Borneo FC pada Sabtu (7/3) malam di Stadion Segiri Samarinda. Di posisi bek kanan, nama Koko Ari berpeluang kembali masuk starting eleven.

Situasi ini bukan hal baru bagi Koko. Musim ini ia memang lebih sering memulai laga dari bangku cadangan. Tercatat ia sudah tampil dua kali sejak menit pertama saat menjamu Persijap Jepara dan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Namun setiap kesempatan yang datang selalu dijawab dengan kerja taktis. Hingga pekan ke-24 bersama Green Force, Koko mencatat delapan penampilan. Dari 218 menit bermain itu, ia membukukan lima tekel, empat intersep, dan empat sapuan.

Angka tersebut menunjukkan perannya tetap efektif saat dibutuhkan. Terutama dalam menjaga kedalaman dan disiplin bertahan. Menghadapi Borneo FC yang dikenal agresif dari sektor sayap, ketenangan dan positioning akan menjadi kunci.

Di sesi latihan awal pekan ini, Koko tampak intens mengikuti skema yang disiapkan tim pelatih. Ia berlatih dalam pola yang memungkinkan full back aktif membantu serangan namun tetap disiplin saat transisi bertahan. Adaptasi yang tak sulit baginya karena posisi itu sudah menjadi habitatnya sejak lama.

Koko pun mengaku selalu menyiapkan diri, terlepas dimainkan sejak awal atau tidak.

“Semua pemain pasti ingin main sejak menit pertama. Tapi yang paling penting saya harus siap kapan pun dibutuhkan tim. Kalau memang dipercaya lawan Borneo, saya akan berikan yang terbaik,” ujar pemain jebolan tim internal Persebaya itu.

Menurutnya, Borneo FC adalah salah satu tim kuat di Super League, bahkan di posisi klasemen masih di papan atas. Ia menyadari tantangan di sektor sayap lawan.

“Mereka punya pemain cepat dan agresif. Kami sudah antisipasi di latihan. Fokus saya sederhana, jaga area dulu, jangan mudah kehilangan posisi, dan kalau ada kesempatan bantu serangan,” tambahnya. (*)

BERITA LAINNYA