Paulo Henrique saat melepaskan tendangan ke gawang Persita Tangerang. (Persebaya)

Satu Poin Penting dari Tangerang

Persebaya harus puas berbagi poin dengan tim tuan rumah Persita Tangerang. Dalam pertandingan sore tadi (23/2), Bajol Ijo bermain imbang 1-1 setelah sempat tertinggal 0-1. Pelatih Kepala Persebaya Paul Munster menyatakan pemainnya telah bekerja dengan keras untuk meraih satu poin.

Persebaya tertinggal karena gol bunuh diri Paulo Henrique di ujung babak pertama. Henrique pula yang menyamakan kedudukan pada menit ke-57 setelah ia menerima umpan matang dari Kasim Botan.

”Babak pertama kami mempunyai beberapa peluang, namun ada kesalahan dari antisipasi set piece dan kami kebobolan. Namun, para pemain bangkit di babak kedua, mereka bekerja sangat keras,” jelas Munster dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Dalam laga tersebut, peluang Bajol Ijo sebenarnya cukup banyak. Dari 14 tembakan,ada enam yang mengarah ke gawang. Masuknya, Oktafianus Fernando, Kasim Botan,dan Wildan Ramdhani di babak kedua menambah daya gedor. Hingga tercipta gol penyama kedudukan.

Kami bermain untuk menang. Itu penting, usai mencetak satu gol kami mencoba untuk mendapatkan yang kedua, tapi sayangnya penyelesaian kurang sempurna,” papar Munster.

Sementara itu, winger kanan Oktafianus Fernando tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya sesusai gagal meraih poin penuh.

Kita tahu pertandingan tadi di babak kedua sedikit ada perubahan yaitu lebih efektif. Kita jauh lebih menyerang. Kita tahu datang ke sini untuk menang, tapi hasilnya seperti ini, seri,” ucapnya.

Meski tidak puas, tambahan satu poin dari Tangerang patut disyukuri. Setidaknya, dalam lawatan tersebut Persita tidak memperpendek jarak. Bagaimana pun, posisi Persebaya belum aman dari ancaman degradasi. Dan Persita adalah salah satu tim yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.

Berikutnya, Persebaya akan kembali menjalani partai away pada 28 Februari nanti. Bruno Moreira dkk akan melawat ke Balikpapan, kandang sementara PSM Makassar. (*)

BERITA LAINNYA