Gelandang bertahan Persebaya Muhammad Hidayat tampil apik dan mampu beberapa kali menghentikan aksi pesepakbola Bali United Paulo Sergio Moreira Goncalves. Persebaya harus takluk 1-2 pada laga perdana Shopee Liga 1 2019 melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta malam ini (16/5). (Persebaya)
Bertekad Bangkit di Surabaya
Djanur Apresiasi Perjuangan Ruben dkk

Kekalahan 1-2 dari Bali United tidak perlu diratapi. Itu adalah hasil perjuangan maksimal Ruben Sanadi dkk. Lakukan evaluasi. Gelorakan semangat bangkit. Lalu amankan poin maksimal di kandang sendiri pada matchday kedua nanti.

Persebaya akan menjamu Kalteng Putra pada matchday kedua nanti di Stadion Gelora Bung Tomo pada 21 Mei nanti. Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menyatakan, timnya akan langsung melakukan evaluasi dari perbaikan untuk menghadapi tim promosi itu.

“Kita tidak boleh pulang dengan kepala tertunduk karena kekalahan ini,” kata Djanur dalam konferensi pers di Stadion Kapten I Wayan Dipta (16/5). “Anak-anak sudah melakukan segalanya untuk meraih poin dalam laga ini. Menyuguhkan permainan yang agresif,” lanjutnya.

Memang, sampai ujung pertandingan Ruben dkk tidak pernah mengendurkan permainan. Tertinggal 0-1 melalui gol Ilija Spasojevic pada menit ke-15, Bajol Ijo menyamakan kedudukan melalui M. Syaifuddin pada menit ke-30. Kembali tertinggal melalui Paulo Sergio pada menit ke-48, Bajol ijo terus berusaha menyamakan kedudukan sampai akhir. Bahkan, saat memasuki injury time menit kelima, Persebaya terus memberikan ancaman ke pertahanan Bali United.

“Ada yang harus kami benahi menjelang pertandingan kedua. Gol-gol cepat ke gawang kami terjadi karena kurang fokusnya anak-anak,” ucap Djanur.

Bahwa lima pemain pilar Persebaya absen dalama pertandigan malam ini, Djanur menegaskan hal itu bukan penyebab kekalahan timnya. ”Pemain pengganti sudah menunjukkan permainan yang bagus. Mereka langsung panas meski ini pertandingan pertama,” tandasnya.

Ruben Sanadi, kapten Persebaya, mengamini Djanur. Bahwa dirinya dan pemain-pemain Persebaya lainnya bertekad untuk bangkit. ”Kami ucapkan syukur kepada Tuhan, diberi keselamatan menyelesaikan pertandingan ini. Kami akan bangkit pada pertandingan selanjutnya,” tekadnya. (*)

BERITA LAINNYA