Pelatih fisik Rudy Eka Priyambada (tengah) turut ambil bagian pada sesi latihan Persebaya di Stadion Jenggolo, Sidoarjo kemarin (10/1). Dia mengaku takjub dengan pengelolaan Green Force yang begitu rapi. (Satrio Wicaksono for Persebaya)
Hari-Hari Pertama Pelatih Fisik Baru Persebaya di Surabaya
Rudy Eka Kagum dengan Profesionalitas Persebaya

Dua hari menjadi pelatih fisik Persebaya sudah membuat Rudy Eka Priyambada kagum pada tim kebangaan Surabaya ini. Pelatih 36 tahun itu menyebut pengelolaan Green Force begitu rapi.

”Bagaimana kitman dan tim operasional mempersiapkan kebutuhan tim kelihatan wah,” kata Rudy (11/1). ”Saya pernah melihat hal seperti ini di Arsenal,” lanjutnya.

Komentar itu meluncur dari bibir Rudy ketika menyaksikan tayangan video aktivitas kitman dan operasional tim dari tayangan YouTube. Terlihat jersey pemain dimasukkan box hitam. Setiap item yang dimasukkan box dicatat dalam tablet.

”Selama karir saya di sepak bola Indonesia, belum pernah saya lihat yang seperti ini,” pujinya.

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman yang disamping Rudy menyatakan, bahwa ketika baru bergabung Persebaya juga sempat surprise. ”Kalau datang dari tim lain, pasti terheran-heran dengan fasilitas di Persebaya,” ucap Djanur.

Kenyang Pengalaman

Bergabungnya Rudy Eka menambah lengkap tim pelatih Persebaya. Dia akan mendampingi legenda Persebaya Bejo Sugiantoro yang menjadi asisten pelatih teknik.

Pelatih fisik anyar Persebaya Rudy Eka Priyambada bakal membagi pengalamannya saat bekerjasama dengan beberapa pelatih asing untuk membantu perkembangan Green Force. (Satrio Wicaksono for Persebaya)

Sebelumnya, Rudy punya pengalaman bekerjasama dengan beberapa pelatih asing. Dia juga pernah mengenyam pendidikan kepelatihan di luar negeri. Pun demikian halnya dengan posisi pelatih fisik.

Beberapa tim yang pernah menjadi tempat pelabuhan Rudy adalah Mitra Kukar, Al Najma (Bahrain), dan PS Tira. Dia juga punya kemampuan yang bagus dalam pembinaan usia muda karena pernah menjadi Direktur Elite Pro Academy di Mitra Kukar.

“Saya pikir masih perlu belajar lagi, menimba ilmu. Saya bisa belajar leadership dari coach Djadjang Nurdjaman. Semua tahu dia sukses bersama Persebaya musim lalu,” kata Rudy. “Bagi saya Persebaya adalah salah satu tim dengan pengelolaan paling profesional. Dan memiliki pendukung yang loyal dan masif,” imbuhnya.

Rudy mengaku telah mendapatkan banyak ilmu kepelatihan fisik. “Kebetulan saat di Bahrain, saya dapat ilmu dari pelatih fisik asal Spanyol. Saya pikir apa yang saya peroleh bisa teraplikasi di Persebaya. Apalagi dengan manajemen yang begitu mendukung sepak bola,” pungkas sosok kelahiran Jakarta itu. (*)

BERITA LAINNYA