Stevano Alexander Pietersz (kanan) bersama rekan-rekannya di PS Kota Pahlawan (KoPa) bertekad mengamankan tiga poin dari Lamongan FC ketika bersua di Lapangan Persebaya, Karanggayam, Minggu (8/7) sore. (Persebaya)
Matchday Sembilan Liga 3 Kapal Api Jatim 2018
Jaga Asa Lolos, PS KoPa Bidik Kemenangan Melawan Lamongan FC

SALAH SATU laga berat sudah menanti PS Kota Pahlawan (KoPa) pada matchday kesembilan putaran kedua Liga 3 Kapal Api Jawa Timur 2018. Mereka bakal menjamu runner up Grup B, Lamongan FC di Lapangan Persebaya, Karanggayam, Minggu (8/8) sore. Hanya kemenangan yang bisa menjaga peluang PS KoPa lolos ke putaran kedua.

Selain berstatus runner up, Lamongan FC sedang diatas angin setelah sebelumnya memetik kemenangan atas Persegres Putra dengan skor 1-3. Namun demikian, PS KoPa telah siap untuk melawan Lamongan FC. Apalagi, PS KoPa yang saat ini berada satu peringkat dibawah Lamongan FC juga baru saja meraih hasil sempurna saat melawan Madiun United, Rabu (4/7) kemarin.

"Kami berusaha untuk memenangkan pertandingan. Tiga poin penting bagi kami untuk lolos, jadi lawan Lamongan dan tiga pertandingan lainnya harus menang," ujar Yanto Imam, asisten pelatih PS KoPa.

Kemenangan pastinya sangat berharga untuk mengangkat mental Ariel Saron de Keyzer dkk. Selain tak ingin kalah di kandang sendiri, target PS KoPa untuk menang juga tidak lepas dari ambisi lolos ke putaran nasional. Saat ini PS KoPa tertinggal lima poin dari Lamongan FC.

Apabila PS KoPa menang, perbedaan poin tersebut bakal terpangkas. Disisi lain, tim satelit Persebaya Surabaya ini unggul empat angka atas peringkat empat, Triple's Kediri. Karena itu, tiga poin sangat krusial untuk memperlebar keunggulan.

Sayangnya, saat melawan tim asal Kota Lele tersebut, PS KoPa harus kehilangan Dedik Nurdiansyah dan Zandri Roy Solossa. Kedua pemain tersebut harus absen akibat akumulasi kartu. Meski kehilangan dua pemain pilarnya, tim yang dihuni produk-produk kompetisi internal Persebaya tersebut tidak gentar. Pasalnya, PS KoPa mempunyai pemain pengganti yang secara kualitas tidak jauh berbeda.

"Insya Allah bisa, karena memang dari segi kualitas hampir sama. Dan mereka juga sudah mendapat arahan dan latihan dari head coach (Ahmad Rosyidin), jadi tidak ada masalah," pungkas Imam. (*)

BERITA LAINNYA