Selebrasi Abu Rizal "Rodeg" setelah mencetak gol spektakuler ke gawang Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya (8/4) lalu
Abu Rizal, The New Rising Star Green Force
Bermain Fight Sepanjang Laga, Menjadi Penyelamat Persebaya

Bek kanan Persebaya Surabaya, Abu Rizal Maulana bakal menjadi salah satu The New Rising Star di kompetisi GO-JEK Liga 1 musim ini. Ya, selalu bekerja keras, serta bermain fight sepanjang pertandingan adalah ciri khas dari pemain berusia 24 tahun itu. Bahkan, dengan karakternya yang pantang menyerah tersebut, dia menjadi salah satu pemain yang belum tergantikan di posisinya selama Persebaya tampil di kompetisi kasta tertinggi.

Foto : Satrio Wicaksono For Persebaya

               Nah, sama dengan pertandingan sebelumnya, pemain yang akrab disapa Rodeg itu pun tampil habis-habisan saat Green Force, julukan Persebaya -- menjamu Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (22/4) kemarin. Dia bahkan menjadi penyelamat saat Persebaya nyaris kebobolan di menit terakhir. Ya, Rodeg, pemain bertubuh mungil itu sendirian menahan gempuran tiga penggawa Sriwijaya, Beto Goncalves, Adam Alis dan Esteban Viscarra.

               Ketika itu, saat laga yang berujung imbang 1-1 itu memasuki masa injury time, tim tamu mendapatkan kesempatan emas untuk mengubah kedudukan menjadi keunggulan lewat counter attack cepat. Apalagi, semua pemain Persebaya sedang berada di pertahanan lawan setelah berusaha memaksimalkan satu peluang terakhir dari tendangan pojok.

Foto : Satrio Wicaksono For Persebaya

 

               Luar biasa, Rodeg yang memutuskan untuk tetap menjaga pertahanan, tidak sedikitpun terlihat panik. Dia bahkan mencoba melakukan gerakan mengganggu untuk terus menghadang lajunya Adam Alis yang sedang menggiring bola dari sisi kiri lapangan. Bahkan, ketika bola diberikan oleh Adam ke Goncalves yang berdiri kosong, Rodeg pun sigap.

               Hasilnya, dengan sekali sapuan, Rodeg mampu menaklukan Goncalves yang sudah mulai masuk ke dalam kotak penalti Persebaya itu. Bola langsung ditendang sekuat tenaga ke depan. Tak berselang lama dari aksi penyelamatan Rodeg tersebut, wasit langsung meniup peluit panjang. Laga selesai. Rodeg pun tersungkur, dia terjatuh lemas dan harus ditandu keluar lapangan.

               "Kami langsung memutuskan untuk membawa Rizal ke National Hospital untuk segera ditangani oleh tim medis di sana," kata Manajer Persebaya, Chairul Basalamah. "Dia mengeluh kesakitan dibagian kaki. Tapi, tim medis sudah bergerak cepat dan semoga tidak ada apa apa dengan Rizal," sambung Chairul.

               Sejatinya, Rodeg sudah mengalami rasa sakit tersebut sejak di babak pertama. Sehingga, setiap kali pertandingan terhenti lantaran ada pelanggaran atau protes pemain ke wasit, dia selalu berlari ke samping lapangan untuk meminta diberikan semprotan penahan rasa sakit. Semua itu dia lakukan hanya untuk membela Persebaya.

               Beruntung, apa yang dialami oleh Rodeg sehingga harus dilarikan ke rumah sakit tersebut, bukan cedera serius. Dokter Persebaya, Adhimas Hapto mengatakan, kondisi kesehatan Rodeg sudah kembali normal. "Dia (Rodeg, Red) sudah sehat, kemarin hanya mengalami benturan keras saja. Kami terus memantau kondisinya dalam beberapa hari kedepan," ujar Adhimas.

               Rodeg sendiri mengakui bahwa, dia sudah sehat dan pulih lagi. Bahkan, pemain berdarah Madura ini sudah tidak tahan untuk diturunkan dalam pertandingan terdekat. Menurut dia, salah satu alasan kuat dia bisa kembali sehat, adalah dorongan dari orang orang terdekat. Terutama sang tunangan, Lailatus Sulalah Hidayat (23).

                "Saya sudah sehat dan bisa bermain lagi di laga berikutnya. Jujur, saya bisa sekuat ini, karena adanya dukungan dari Laila," ujar Rodeg singkat. Laila memang selalu mendukung Rodeg dalam setiap pertandingan. Bahkan, saat Rodeg dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulance setelah laga, Laila dengan setia menunggu di ruang ganti pemain.

               Nah, dengan kondisi Rodeg yang positif tidak mengalami cedera serius itu tentu menjadi sesuatu yang menggembirakan bagi Persebaya. Mengingat saat ini Persebaya tengah mengalami krisis pemain belakang. (*)

 

BERITA LAINNYA