Persebaya kembali menghadirkan tradisi yang selalu dinantikan Bonek dan Bonita dengan meluncurkan Pre Season Jersey 2026/2027. Jersey tersebut akan dikenakan Green Force dalam rangkaian pertandingan pramusim, termasuk saat tampil di ajang Piala Presiden 2026.
Namun, jersey kali ini membawa makna yang jauh lebih dalam. Di balik desainnya, tersimpan penghormatan kepada salah satu sosok yang namanya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan panjang Persebaya, yakni almarhum Eri Irianto.
Pre Season Jersey 2026 lahir dari keinginan untuk menghadirkan kembali memori yang begitu lekat di hati keluarga besar Persebaya. Memori tentang seorang pemain yang mengabdikan seluruh tenaga, semangat, dan cintanya untuk klub kebanggaan Kota Pahlawan.
Bagi Bonek dan Bonita, Eri Irianto adalah salah satu simbol kesetiaan yang pernah dimiliki Persebaya. Sosok gelandang bertahan yang dikenal dengan karakter permainan penuh determinasi, keberanian dalam setiap duel, serta semangat pantang menyerah demi menjaga kehormatan tim di lapangan.
Namanya tidak hanya dikenang karena kontribusinya sebagai pemain, tetapi juga karena pengorbanan yang ia berikan untuk Persebaya. Eri berada dalam periode terbaiknya saat membela Bajol Ijo pada rentang 1998 hingga 2000. Pada masa itu, ia menjadi salah satu pilar penting di lini tengah tim.
Namun, kisahnya bersama Persebaya berakhir dengan cara yang meninggalkan luka sekaligus penghormatan mendalam. Pada 3 April 2000, Eri kolaps saat membela Persebaya dalam pertandingan Divisi Utama melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November Surabaya. Setelah sempat mendapatkan penanganan medis, Eri mengembuskan napas terakhirnya. Ia berpulang dalam perjuangan membela lambang Persebaya yang selama ini begitu dicintainya.
Lebih dari dua dekade berlalu, kenangan tentang Eri tetap hidup di hati para pendukung. Karena itulah, AZA bersama Persebaya menghadirkan Pre Season Jersey 2026 yang terinspirasi dari jersey yang dikenakan Green Force pada era 1998–2000, periode yang identik dengan perjalanan karier Eri bersama klub.
Senior Manager Brand AZA dan Persebaya Store, Arif Rahman Hakim, menjelaskan bahwa jersey tersebut dirancang sebagai bentuk penghormatan terhadap salah satu legenda yang memiliki tempat istimewa dalam sejarah Persebaya.
"Jersey ini tidak hanya menghadirkan kembali desain klasik Persebaya. Kami ingin menghidupkan kembali memori tentang Eri Irianto, sosok yang menjadi simbol loyalitas dan pengabdian kepada klub. Kami berharap setiap orang yang mengenakan jersey ini tidak hanya bangga dengan desainnya, tetapi juga mengingat nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Eri," ujar Hakim.
Secara visual, desain jersey mengadopsi karakter khas Persebaya pada akhir era 1990-an hingga awal 2000-an. Mulai dari komposisi warna, detail grafis, hingga nuansa klasik yang pernah melekat kuat di benak para pendukung.
Meski mengusung inspirasi dari masa lalu, jersey ini tetap dibangun dengan sentuhan modern. Pemilihan material dan konstruksi apparel dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal tanpa menghilangkan identitas desain yang menjadi sumber inspirasinya.
Dari sisi kualitas, Pre Season Jersey 2026 menggunakan material ringan yang nyaman dikenakan baik untuk aktivitas sehari-hari maupun saat memberikan dukungan langsung di stadion. Jersey ini juga dilengkapi teknologi quick dry dan anti-bau untuk menjaga kenyamanan dalam berbagai kondisi.
Menurut Hakim, sejarah sebuah klub tidak hanya dibentuk oleh gelar juara dan kemenangan di lapangan. Ada sosok-sosok yang meninggalkan warisan nilai, semangat, dan keteladanan yang terus hidup dari generasi ke generasi.
"Melalui Persebaya Pre Season Jersey 2026, kami ingin memberikan penghormatan kepada seorang legenda sekaligus mengajak generasi muda untuk mengenal sosok yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Persebaya," tandasnya.
Sebagai bentuk penghormatan yang lebih personal, setiap pembelian Persebaya Pre Season Jersey 2026 akan dilengkapi dengan trading card eksklusif bergambar Eri Irianto. Kehadiran kartu koleksi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa kisah, perjuangan, dan semangat Eri akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Persebaya. (*)