Persebaya masih harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi PSBS Biak pada babak pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5) sore.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Bajol Ijo langsung mengambil inisiatif serangan. Bahkan, peluang pertama sudah tercipta di menit kedua melalui skema sepak pojok yang sempat memicu kemelut di depan gawang PSBS Biak.
Tekanan terus dilancarkan. Pada menit keenam, Milos Raickovic nyaris membuka keunggulan lewat sepakan jarak jauh. Namun, bola hanya melintas tipis di sisi gawang lawan.
Dominasi Persebaya berlanjut. Menit ke-12, peluang emas didapat Gali Freitas dari jarak dekat. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan kiper PSBS Biak yang tampil sigap di bawah mistar.
Toni Firmansyah turut mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh. Akan tetapi, upayanya kembali digagalkan penjaga gawang tim berjuluk Badai Pasifik tersebut.
PSBS Biak tidak hanya bertahan. Pada menit ke-25, mereka hampir mencuri gol melalui situasi di depan gawang. Beruntung bagi Persebaya, peluang itu terhenti setelah penyerang lawan melakukan pelanggaran terhadap Andhika Ramadhani.
Memasuki menit ke-30, pertandingan berjalan semakin ketat. Kedua tim sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan yang tampil disiplin dan terorganisir.
Semenit berselang, Andhika Ramadhani menunjukkan refleks gemilang. Ia berhasil menggagalkan peluang emas PSBS Biak dan menjaga gawang Persebaya tetap aman.
Memasuki menit ke-35, rapatnya lini belakang PSBS Biak mulai membuat Persebaya frustrasi. Sejumlah upaya yang dibangun dari lini tengah kerap kandas sebelum mencapai area berbahaya.
Milos kembali mendapatkan peluang emas jelang akhir babak pertama. Namun, sepakan terarahnya lagi-lagi mampu dimentahkan kiper lawan.
Tambahan waktu tiga menit di penghujung babak pertama diwarnai jual beli serangan. Meski begitu, hingga peluit turun minum dibunyikan, skor tetap bertahan 0-0. (*)