Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengirim sinyal waspada kepada anak asuhnya jelang bentrokan pekan ke-21 BRI Super League melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Duel panas itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2) malam WIB.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, lawan yang akan dihadapi bukan lagi tim yang sama seperti putaran pertama. Aktivitas transfer agresif Bhayangkara membuat kekuatan mereka meningkat signifikan.
Nama-nama seperti Alan Cardoso, Moussa Sidibe, hingga Ryo Matsumura menjadi bukti keseriusan The Guardian membangun ulang skuad.
"Besok kami akan menghadapi pertandingan yang cukup sulit. Mereka merekrut banyak pemain baru berpengalaman di Liga Indonesia. Dari pertandingan terakhir, mereka terlihat lebih kuat,” ujar Tavares dalam konferensi pers.
Meski statistik menunjukkan Bajol Ijo cukup dominan dengan menang enam kali dari 12 pertemuan, Tavares menolak terbuai catatan tersebut. Ia menilai Bhayangkara punya karakter permainan yang bisa menyulitkan siapa pun.
“Mereka tim yang kuat dalam transisi ofensif, punya pemain cepat, dan ada yang bisa menembak sangat baik dari luar kotak penalti. Kami harus benar-benar waspada,” tegasnya.
Di balik peringatan itu, terselip optimisme. Pelatih 45 tahun tersebut percaya skuadnya mampu menjaga konsistensi dan melanjutkan tren positif 13 laga tanpa kekalahan. Ia yakin mental pemain berada di level terbaik untuk menghadapi tekanan pertandingan besar.
Kepercayaan diri itu juga ia gantungkan pada dukungan tribun. Tavares berharap Stadion GBT dipenuhi energi Bonek dan Bonita, karena atmosfer dari tribun diyakini bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Bruno Moreira dan rekan-rekannya.
“Sangat penting bagi Bonek dan Bonita datang dan menciptakan suasana yang bagus. Dukungan mereka bisa memberi motivasi ekstra bagi pemain,” pungkasnya. (*)