Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Direktur Persebaya Candra Wahyudi saat beraudensi di Balai Kota. (Persebaya)

Persebaya dan Pemkot Berkolaborasi untuk Meriahkan Hari Jadi Kota Surabaya

Kota Surabaya akan segera merayakan ulang tahun ke-731. Tepatnya pada 31 Mei mendatang. Persebaya, sebagai bagian dari Kota Pahlawan, bersemangat menyambut hari istimewa itu, sekaligus ingin berperan aktif dalam menyemarakkan rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS).

Kamis lalu (28/3), manajemen Persebaya diterima oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta jajaran di Balai Kota. Persebaya beraudiensi untuk menyampaikan sejumlah kegiatan yang akan dilakukan Bajol Ijo dalam rangkaian HJKS.

”Pak Wali, sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas dukungan Pemkot Surabaya kepada Persebaya selama ini,” kata Candra Wahyudi, Direktur Persebaya. ”Sebagai warga Kota Surabaya, Persebaya juga ingin berperan aktif untuk menyemarakkan rangkaian hari jadi kota kita tercinta ini,” lanjutnya.

Candra menjelaskan, setidaknya ada dua kegiatan yang akan dimaksimalkan untuk menyemarakkan HJKS. Event lari Green Force Run (GFR) dan Anniversary Game Persebaya. Selain untuk memperingati HKJS, dua kegiatan itu juga untuk memperingati hari lahir Persebaya. Pada 18 Juni mendatang, Persebaya akan genap berusia 97 tahun.

”Kami meminta dukungan, agar Green Force Run bisa diselenggarakan di tengah kota. Start Tugu Pahlawan dan melewati kawasan kota lama. Dengan kategori sampai 21 km, kami yakin event lari ini bisa menonjolkan keindahan Kota Pahlawan ke masyarakat yang lebih luas. Juga, tentu saja menjadi pendorong warga kota untuk bergaya hidup sehat,” lanjutnya.

Green Force Run akan diselenggarakan pada hari Minggu, 23 Juni 2024. Lalu Anniversary Game pada Sabtu, 29 Juni. Persebaya menargetkan Green Force Run diikuti 4 ribu peserta. Sedangkan Anniversary Game, melihat data tahun lalu, disaksikan lebih dari 40 ribu penonton langsung di stadion. Dan jutaan pasang mata lainnya melalui televisi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran Pamkot saat menerika audiensi manajemen Persebaya. 

Wali Kota Eri Cahyadi menyambut positif rencana Persebaya untuk menggelar Green Force Run dan Anniversary Game. Itu adalah langkah positif, yang selama ini sudah ditunggu warga Kota Surabaya, pun warga dari kota-kota lain.

”Persebaya tidak hanya klub sepak bola, namun sudah menjadi identitas Kota Surabaya. Saya senang manajemen Persebaya terus positif dalam mengelola klub kebanggaan kota ini. Selamat juga atas kemenangan lawan Arema FC kemarin, warga benar-benar menyambut kemenangan itu dengan gembira,” kata Eri.

Terkait event, wali kota termuda dalam sejarah Surabaya itu menyatakan pemkot akan mendukung penuh. Rute Green Force Run di kawasan kota lama menurutnya ide yang bagus. Sebab, kawasan tersebut saat ini sedang dipacu untuk menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kota Pahlawan. Di kota lama ada zona Eropa, zona Pecinan, dan zona Melayu, dengan karakter dan gaya bangunan masing-masing.

”Saya minta para kepala dinas memberikan dukungan agar Green Force Run ini berjalan lancar. Tidak hanya itu, mulai sekarang kita latihan lari ya, seluruh kepala dinas dan kepala bagian harus ikut,” tandas wali kota yang dulunya birokrat karir itu.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta jajaran dan Direktur Persebaya Candra Wahyudi saat beraudensi di Balai Kota. 

Terkait Anniversary Game, Eri juga tidak sabar untuk ikut nribun. Seperti musim lalu, itu adalah momen pertama pemain-pemain baru Persebaya menyambut musim depan diperkenalkan.

”Tahun lalu dengan hasil positif dan permainan bagus di Anniversary Game, juga preseason lain, kita dan seluruh warga Surabaya optimistis Persebaya bisa bersaing dalam perebutan juara. Namun, dalam perjalanannya tidak sesuai dengan yang diharapkan, sekarang Persebaya di papan tengah. Sebagai Arek Suroboyo, Persebaya tidak boleh menyerah, musim depan harus bersiap lebih baik lagi, semoga apa yang kita cita-citakan bersama menjadi kenyataan,” pesan Eri memberikan semangat.

Persebaya saat ini menduduki peringkat kesepuluh klasemen sementara. Peluang untuk merangsek ke papan atas, setidaknya lima besar, masih cukup terbuka. Masih ada empat pertandingan dengan poin maksimal 12, dan gap dengan peringkat keempat delapan poin. Peluang ke sana memang kecil, namun sekecil apa pun peluang itu, akan tetap diperjuangkan dengan maksimal oleh Persebaya. (*)

BERITA LAINNYA