LOYALITAS: Bonek berkostum unik saat pertandingan Persebaya melawan Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (14/9). Kehadiran pendukung di stadion tidak hanya untuk menyemangati pemain, tapi juga menjadi pemasukan bagi klub. (Foto: Angger Bondan/Jawa Pos)

Protes Agenda Live TV

TIGA pertandingan home Persebaya di babak 16 besar Liga 2 bakal ditayangkan langsung di televisi. Yakni, melawan PSBS Biak pada 22 September, Persigo Semeru FC (30/9), dan Kalteng Putra (12/10). Mengacu surat dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi, semua laga kandang Persebaya itu dimulai pukul 15.00.

<

Kondisi tersebut dianggap merugikan Persebaya. Berkaca pada babak penyisihan grup lalu, seluruh laga home Green Force - julukan Persebaya- juga ditayangkan langsung di televisi. Namun, enam di antara tujuh laga waktu itu dihelat pukul 18.30. Hanya satu pertandingan yang dihelat sore.

<

"Tayangan langsung televisi sedikit banyak memengaruhi antusiasme penonton ke stadion. Apalagi, Persebaya main sore. Hal itu kurang bersahabat dengan suporter yang masih harus sekolah atau bekerja," kata Direktur Tim Persebaya Candra Wahyudi. Dengan pertimbangan tersebut, Persebaya mengirimkan surat protes kepada operator liga.

<

Candra mengatakan, Persebaya tidak pernah diajak bicara oleh operator liga terkait dengan jadwal tayangan langsung. Termasuk terkait kompensasi yang diterima klub yang laga kandangnya live di layar kaca. Padahal, tujuh laga home Persebaya di babak penyisihan disiarkan secara live. Pun demikian tiga laga kandang babak 16 besar.

<

"Kami berharap liga memahami situasi ini. Klub membutuhkan kehadiran suporter di stadion. Tidak hanya untuk menyemangati pemain, tapi juga menjadi pemasukan bagi klub," tutur Candra. (rid/c15/ca)

<

Story provided by Jawa Pos

BERITA LAINNYA