Sho Yamamoto melepaskan tendangan akrobatik ke gawang Rans Nusantara. (Persebaya)

Dampak Nyata Kehadiran Sho dan Victor

Persebaya memang gagal meraih poin penuh melawan Rans Nusantara FC. Namun harapan muncul dengan kembalinya Sho Yamamoto dan Paulo Victor dari cedera. Keduanya berdampak signifikan terhadap produktivitas Bajol Ijo.

Bajol Ijo mengakhiri puasa mencetak gol setelah dua pertandingan terakhir. Melawan Bali United dan PSM Makassar, Alwi Slamat dkk gagal meraih poin satu pun dan tanpa mencetak gol.

Adalah Sho Yamamoto yang sempat membawa Persebaya unggul di menit ke-64. Gol tersebut makin menasbihkan Sho sebagai pencetak gol terbanyak klub. Dengan koleksi sembilan gol.

Sementara, Paulo Victor yang baru kembali masuk starting line up setelah absen di tiga pertandingan, juga ikut menggandakan keunggulan. Shooting kerasnya berbuah gol kedua Bajol Ijo sore tadi.

Keduanya mencetak gol setelah menerima umpan terukur dari Ze Valente. Sejatinya Ze selalu melakukan hal serupa ketika Sho dam Victor absen. Namun yang menjadi pembeda adalah penyelesaian akhir.

Jumlah peluang berbahaya juga meningkat drastis dari dua laga sebelumnya. Ketika melawan Bali United dan PSM Makassar tanpa Sho dan Victor, Persebaya hanya mencatatkan 10 tendangan. Sementara pada laga melawan Rans Nusantara FC, delapan tembakan tercipta. Lima diantaranya mengarah ke gawang dan dua menjadi gol.

"Ada beberapa peluang yang terbuang memang tapi Sho dan Victor yang sudah pulih 100 persen memang membawa dampak di lini depan," terang Aji Santoso selepas pertandingan.

Mantan pelatih timnas Indonesia tersebut berharap produktivitas anak asuhnya meningkat. Dikarenakan tim kebanggaan arek-arek Suroboyo akan menghadapi beberapa rival di bulan maret.

"Sebenarnya mencetak gol adalah tugas semua pemain. Saya harap dengan gol ini mental pemain kembali naik dan percaya diri untuk mencetak gol lebih banyak di pertandingan selanjutnya," tegasnya. (*)

BERITA LAINNYA