BIKIN KAGUM: Animo tinggi Bonek dalam memburu merchandise asli diapresiasi Esteban Busto (tengah), asisten pelatih Persebaya, dengan menjadi kasir dadakan dalam launching Persebaya Store Cabang Manyar Garden. (Foto: Angger Bondan/Jawa Pos)

Terkesima Cinta Bonek

TEPAT pukul 19.27 tadi malam Presiden Persebaya Azrul Ananda menendang bola ke arah tirai hitam. Tirai itu pun lantas terbuka. Keriuhan langsung membahana. Tiga pemain muncul, lengkap dengan aneka merchandise khas Persebaya.

<

Para pemain itu, Sidik Saimima, Abdul Aziz, dan Misbakus Solikin, langsung kagum dengan kehebohan yang menyambutnya. Sidik, pemain berumur 20 tahun, menyatakan terkesima dengan kecintaan Bonek yang besar. "Saya kira Persebaya memiliki fans terbesar di Indonesia. Saya harap ke depan pembukaan store bisa dilakukan di kota lain," katanya.

<

Ya, pembukaan Persebaya Store Manyar Garden juga menunjukkan fanatisme para Bonek pada tim kebanggaannya. Pendukung membeludak. Mars Persebaya terus menggema. Bahkan sebelum acara dimulai. Nyanyian dipimpin Rio Setia Ananda. Bonek asal Ngawi itu terus terlihat bersemangat. "Senang bisa dekat dengan pemain. Ini momen yang langka," ungkap pria 21 tahun tersebut.

<

Pembukaan tadi malam benar-benar menuntaskan penantian para Bonek sejak siang. Betapa tidak, pembukaan nomor atrean dilangsungkan pukul 15.00. Namun, sejak dua jam sebelumnya Bonek menyemut demi mendapatkan merchandise asli.

<

Antusiasme itu pun memikat pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera. "Momen-momen seperti ini bagus bagi klub dan para pemain," ungkapnya.

<

Menurut Azrul, pembukaan store merupakan momen penting. Sebab, Persebaya terus berupaya menjadi klub dengan finansial yang kuat. "Ini wujud Persebaya untuk menjadi tim paling profesional di Indonesia," katanya.

<

Menurut dia, ada tiga pemasukan utama untuk membuat finansial klub menjadi kuat. Yakni, sponsor, penjualan tiket pertandingan, dan sisi komersial. Nah, pembukaan Persebaya Store Manyar Garden merupakan upaya untuk meningkatkan pemasukan dari sektor komersial. "Idealnya, pendapatan dari sisi komersial mencapai 20-25 persen dari total pemasukan klub," tuturnya.

<

Karena itu, pembukaan Persebaya Store akan terus dilakukan. Azrul ingin setiap sudut Surabaya terdapat Persebaya Store. "Kami juga ingin membuka Persebaya Store hingga ke luar kota. Ini adalah konsep yang pertama dilakukan klub di Indonesia," ungkap Azrul. (gus/c15/dos)

<

Story provided by Jawa Pos

BERITA LAINNYA