Penggawa Persebaya menjalani latihan setelah laga lawan Barito Putera. (Persebaya)
Bidik Kompetisi Asia

Persebaya sudah dipastikan terdepak dari perebutan juara. Namun bukan berarti tim besutan Aji Santoso bisa berleha-leha. Justru sang arsitek menargetkan untuk menyapu bersih kemenangan dan finis di posisi kedua atau ketiga.

Persaingan juara memang hanya menyisakan Persib Bandung dan Bali United. Sementara Persebaya, Bhayangkara FC dan Arema FC masih akan berjibaku untuk mengamankan jatah bermain di kompetisi asia musim depan.

Seperti yang diketahui, kampiun BRI Liga 1 musim 2021/2022 nanti akan menjadi wakil Indonesia di babak play-off regional timur Liga Champions Asia 2023/2024. Sementara posisi runner-up akan langsung lolos ke fase grup AFC cup 2023/2024. Untuk penghuni tempat ketiga masuk sebagai standby club di kompetisi AFC Cup.

Impian untuk berlaga di kancah Asia itu lah yang tengah dikejar oleh Bajol Ijo saat ini. Secara matematis, Persebaya masih memiliki kesempatan untuk finis di posisi ketiga atau bahkan kedua.

"Yang pasti kita akan berjuang keras di tiga pertandingan terakhir. Masih ada kesempatan untuk finis di posisi ketiga atau kedua. Kita akan kejar itu," tegas Aji Santoso.

Posisi Persebaya saat ini berada di urutan keempat klasemen sementara. Tim kebanggaan arek-arek Suroboyo mengumpulkan poin yang sama dengan penghuni peringkat di atasnya, Bhayangkara FC (59 poin).

Jarak poin dengan Persib Bandung yang menduduki posisi runner-up juga masih bisa dikejar (66 poin). Dengan catatan Taisei Marukawa cs menyapu bersih poin di tiga pertandingan tersisa. Termasuk menjungkalkan Maung Bandung, julukan Persib, di pekan ke-32 Sabtu (19/3) nanti.

Untuk merealisasikan itu, Aji Santoso mulai menyiapkan timnya menghadapi Persib. Ia memantapkan taktikal permainan anak asuhnya sebelum menghadapi duel klasik. Termasuk menyiapkan pengganti Marselino.

"Kita kuatkan di sisi taktik. Waktu yang agak longgar juga kita berikan kesempatan pemain untuk recovery," ungkap mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.

"Untuk pengganti Marsel yang pasti kita sudah menyiapkan antisipasi," tandasnya. (*)

 

BERITA LAINNYA