Alie Sesay (dua dari kanan) merayakan gol dengan berlari ke arah bangku pemain cadangan. (Persebaya)
Persembahkan Gol untuk Kekasih Hati

Persebaya memenangi melewati drama Derby Suramadu berkat gol Alie Sesay di menit terakhir. Gol tersebut menjadi gol pertamanya untuk selama berseragam Bajol Ijo. Baginya, gol tersebut menjadi salah satu pencapaian pribadi musim ini.

Pemain yang pernah merasakan atmosfer Liga Primer Inggris bersama Leicester City mencetak gol di menit ketiga injury time babak kedua. Menerima umpan Marselino Ferdinan, Alie yang tak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke gawang dengan sundulannya.

Begitu bola dinyatakan masuk oleh wasit, Alie langsung berlari ke arah bench dan merayakan bersama pemain dan pelatih. Suasana emosional begitu kental dari selebrasi tersebut.

Alie mengungkapkan dirinya begitu emosional kala mencetak gol dikarenakan tensi pertandingan yang begitu tinggi. Seperti yang diketahui selama 90 menit terjadi beberapa keputusan kontroversial yang dibuat oleh wasit Agus Fauzan.

"Kita sangat tidak beruntung karena salah satunya kepemimpinan wasit. Dan begitu mencetak gol di injury time, saya begitu emosional, yang saya ingat saya harus merayakan dengan tim," ungkapnya.

Salah satu keputusan wasit yang membuat Alie geram tentu kejadian tekel kepada Samsul Arif di menit ke-70. Alie sempat terlibat adu argumen dengan pengadil yang berakhir keluarnya kartu kuning untuk pemain nasional Sierra Leone tersebut.

Padahal seperti yang kita tahu, Alie adalah salah satu pemain yang sangat jarang menerima kartu kuning. Baru dua kali ia mendapatkan kartu selama bermain 21 kali bersama tim kebanggaan arek-arek Suroboyo.

"Saya sangat sangat marah dengan keputusan wasit soal Samsul. Saya meluapkannya karena kami yakin itu penalti. Tapi justru saya dapat kartu kuning," bebernya.

"Tapi saya bersyukur akhirnya saya bisa cetak gol untuk Persebaya, tentu itu pencapaian tersendiri. Sebuah kebanggaan juga saya mencetak gol sebagai kapten. Tapi yang terpenting tiga poin buat kita,"

Gol perdana yang begitu spesial buat Alie dipersembahkan untuk calon istrinya. Menurut penuturannya, sang calon istri adalah salah satu pendukung setianya selama ini. Dukungannya terbukti mampu membantu Alie melewati masa sulit.

Bahkan sebelum pertandingan melawan Madura United, si calon istri secara khusus meminta Alie untuk mencetak gol. Pemain 27 tahun itu pun membuktikan dengan gol yang menjadi penentu kemenangan timnya.

"Kami telpon tepat sebelum berangkat ke lapangan. Itu sudah jadi kebiasaan dan dia minta saya cetak gol karena saya belum cetak gol musim ini," beber Alie.

"Alhamdulillah saya bisa cetak gol dan saya persembahkan gol itu untuk dia. Suporter saya paling setia," tandasnya. (*)

 

BERITA LAINNYA