Ernando Ari kala tampil menghadapi PSM. Ia menjadi kiper dengan penyelamatan terbanyak hingga pekan ketiga. (Persebaya)
Kiper Termuda dengan Penyelamatan Terbanyak

Ernando Ari menjadi pilihan utama Aji Santoso setelah Satria Tama harus menepi di awal musim akibat dibekap cedera. Sejak saat itu, pemain berusia 19 tahun tersebut menjawab dengan penampilan yang impresif. Hingga pekan ketiga, ia memiliki catatan saves terbanyak dari semua kiper yang berkompetisi di BRI Liga 1 2021/2022. 

Nando, begitu ia akrab disapa, sudah tampil selama 270 menit. Selama itu pula ia berjibaku menjauhkan ancaman dari gawang Persebaya. Total 10 penyelamatan sudah dilakukannya selama tiga pertandingan. 

Tidak hanya terbanyak, tapi Nando juga menjadi penjaga gawang termuda yang masuk dalam daftar saves terbanyak. Penjaga gawang PSS Sleman yang notabene lebih senior, Ega Rizky, belum mampu menyamai catatan Nando. Ega hanya mampu mencatatkan tujuh penyelamatan dari tiga laga yang dimainkannya.

Dibalik catatan mentereng Nando, tidak dapat dipungkiri bahwa ia juga memungut bola sebanyak tujuh kali dari gawangnya. Namun pelatih kiper Persebaya Benyamin Van Breukelen pasang badan. Menurutnya terjadiy gol bukan hanya kesalahan penjaga gawang, namun tim secara keseluruhan.

"Gol yang terjadi tidak ada yang mutlak kesalahan penjaga gawang. Apalagi dari tujuh gol, dua diantaranya penalti," ungkap pria yang karib disapa Benny tersebut.

Catatan statistik Nando juga membuat Shin Tae-yong kepincut. Ia menjadi salah satu dari lima pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia senior. Bersama Rachmat Irianto, Rizky Ridho, Arif Satria dan Ricky Kambuaya.

Pemanggilan tersebut juga membuat klub kebanggaan arek-arek Suroboyo kelimpungan. Karena semua yang dipanggil adalah pilar utama Persebaya. Oleh karena itu, Bajol Ijo mengusahakan mendapatkan keringanan.

"Dari timnas, infonya Ernando akan kembali ke klub tanggal 22 September. Jadi untuk laga lawan Bhayangkara FC, dia masih bisa tampil," tandasnya. (*)

 

BERITA LAINNYA