Koko Ari saat menjalani internal game sebelum berangkat ke Dubai. Saat ini ia sedang dibekap cedera ACL, namun cedera yang dialami Koko tidak tidak separah yang diberitakan di media sosial. (Doc PSSI)
Bisa Jalan Tanpa Alat Bantu, Cedera Koko Tidak Separah yang Dikabarkan Medsos
Doa dan Dukungan Persebaya untuk Koko

Koko Ari Araya tidak masuk dalam daftar pemain yang diturunkan saat timnas Indonesia melawan Afghanistan kemarin. Bek kanan Persebaya itu ternyata mengalami cedera lutut kanan.

”Saya salah tumpuan ketika merebut bola dalam latihan timnas,” kata Koko tentang penyebab cederanya melalui sambungan telepon.

Dari pemeriksaan MRI, Koko mengalami cedera pada ACL-nya. Itu adalah cedera yang jamak dialami pemain sepak bola. Baik dalam negeri maupun di negara-negara maju.

Pelatih Persebaya ikut prihatin dengan cedera yang dialami Koko. ”Kami di Persebaya mendoakan Koko segera pulih, bisa segera kembali dan bermain menyongsong Liga 1 yang akan segera dimulai,” kata Aji. 

Lebih lanjut, Aji menyayangkan berita soal cedera Koko yang simpang siur. Ada sejumlah media dan akun media sosial yang menyatakan ACL Koko putus total. Disebutkan pula ia harus menjalani operasi dan pemulihan selama setahun.

”Saya menyayangkan sikap timnas yang tidak memberikan penjelasan rinci kepada kami soal cedera Koko,” keluh Aji. ”Kami pada awalnya tahu kabar soal cedera Koko dari sosial media. Karena sumbernya sosial media, tentu saja simpang siur dan ngawur,” lanjutnya.

Aji berpesan kepada Koko untuk kuat dan tabah. Cedera adalah risiko pemain sepak bola. Dengan pengobatan yang baik, serta pemulihan yang bagus, pemain akan kembali pada permainan terbaiknya. 

Contohnya sudah banyak, pemain dalam negeri maupun luar negeri yang cedera ACL dan pulih seperti sedia kala. Di antaranya Francesco Totti sampai Alessandro del Piero.

Sementara itu, sekretaris tim Persebaya Ram Surahman meminta warganet lebih bijak dalam mengabarkan cedera Koko. Isu yang beredar di media sosial, bahwa Koko harus operasi dan absen setahun, membuat pemain asli Surabaya itu tertekan.

”Padahal Koko melaporkan kepada kami bahwa kondisinya belum sampai divonis harus operasi. Ia juga kirim video sudah bisa lari-lari kecil. Cedera ACL juga tidak semua harus operasi tergantung kondisinya,” papar Ram.

Koko sendiri masih berada di Dubai. Shin Tae-Yong tetap mempertahankan hingga pemusatan latihan selesai. Hanya saja ia tidak dapat bermain dalam pertandingan sisa. Di sana Koko akan menjalani penguatan pada lututnya sekaligus observasi. (*)

 

BERITA LAINNYA