Satria Tama bersama putra pertamanya yang lahir Kamis (15/4) pagi. Tama tak bisa membendung rasa haru saat menemani proses persalinan sang buah hati.(Doc Pribadi)
Pengalaman Pertama Satria Tama Dampingi Persalinan

Kabar baik datang dari penjaga gawang Persebaya, Satria Tama. Pada Kamis (15/4) pagi, ia resmi menjadi seorang ayah. Setelah sang istri melahirkan anak pertama mereka yang berjenis kelamin laki-laki.

Satria Tama yang baru saja pulang dari rangkaian pertandingan Piala Menpora Senin (12/4) lalu, seketika berubah peran menjadi suami siaga saat tiba di rumah. Ia menemani Aisyah Ayuningtyas, istrinya yang tengah hamil sembilan bulan untuk check up control ke dokter. Dari situ ia mendapatkan kabar bahwa kemungkinan besar si jabang bayi akan lahir dalam pekan kedua bulan April.

Tak tunggu waktu lama, Tama segera menyiapkan seluruh kebutuhan persalinan. Termasuk menjalani swab test PCR yang menjadi salah satu syarat calon ibu sebelum melahirkan.

"Sepulang tim pulang dari Jogja. Saya malamnya langsung antar istri untuk kontrol. Dari situ dokter bilang kalau kemungkinan bayinya lahir pada minggu ini," ungkap pemilik nomor punggung 86 tersebut.

"Lalu hari Rabu saya memutuskan ajak istri swab PCR untuk persyaratan. Alhamdulillah tepat hari Kamis jam 08.05 lahir anak laki-laki kami," sambungnya.

Menemani langsung proses persalinan, membuat Tama tak kuasa menahan air mata haru. Karena dirinya menyaksikan sendiri sang istri berjuang untuk melahirkan putra sulung mereka.

"Rasanya sudah gak bisa dijelaskan Bahagia, takut, haru sudah campur jadi satu. Karena ini pengalaman pertama saya. Alhamdulillah putra saya lahir tanpa kekurangan suatu apapun," bebernya.

Tak butuh waktu lama untuk penjaga gawang 24 tahun tersebut menentukan nama bagi sang buah hati. Ibrahim Shaquille Thabrani Hardiyanto disematkan untuk bayi yang lahir dengan berat badan 3.3 kilogram tersebut.

"Namanya Ibrahim Shaquille Thabrani Hardiyanto. Saya ambil dari nama Nabi, ahli hadits dari bahasa arab dan nama ayah saya. Yang artinya pemimpin yang baik, tampan dan berilmu," jelas Tama.

"Lewat nama itu kamu berharap anak kami menjadi anak laki-laki yang bisa memimpin terutama untuk diri sendiri dan berguna untuk sekitarnya dengan mempunyai akhlak yang baik dan berilmu," tandasnya. (*)

 

BERITA LAINNYA