Mahmoud Eid dalam salah satu sesi latihan Persebaya. Mahmoud memutuskan pulang ke Swedia karena kompetisi baru akan digelar lagi tahun depan. (Persebaya)
Pengalaman Mahmoud Musim Pertama di Indonesia

Mahmoud Eid memutuskan pulang ke Swedia setelah PSSI dan PT LIB mengumumkan menunda liga hingga tahun depan. Sebelum bertolak ke negaranya, Mahmoud menceritakan pengalamannya selama satu berkompetisi di Indonesia.

 

Mahmoud apa yang membuat kamu memutuskan pulang?

Karena jeda kompetisi ini lebih lama daripada yang saya bayangkan sebelumnya. Bahkan sampai tahun depan. Jadi saya lebih baik pulang dulu untuk mengunjungi keluarga saya di sana.

 

Ini tahun pertamamu di Indonesia, apa kesan-kesannya?

Yang pasti tiga bulan pertama adalah momen yang paling tidak bisa saya lupakan. Saya punya banyak momen yang indah bersama tim, suporter dan semuanya. Semua orang yang mendukung saya, menyambut saya dengan baik bahkan menerima saya. Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya saya melihat antusiasme suporter Indonesia khususnya Surabaya sangat besar. Bahkan kita bisa mempersembahkan piala turnamen pramusim.

Tapi semua berubah saat pandemi datang. Bagaimana ya rasanya, sangat tidak enak lah pastinya. Saya ingin liga dilanjutkan tapi malah sekarang kondisinya seperti makin tidak jelas.

Untuk kompetisinya jujur mungkin tidak berada dalam satu level seperti di Eropa, tapi liga di sini cukup bagus. Dan yang paling penting saya betah di sini.

 

Apa arti Trofi Piala Gubernur bagi Mahmoud?

Pertama kali saya datang ke Surabaya, saya berjanji untuk memberikan piala bagi Persebaya. Dan dengan piala tersebut kita membuktikan kita punya tim yang bagus dan kita mengawali musim dengan baik, karena kita mampu membangun chemistry dengan cepat. Kita sebenarnya sudah punya pondasi yang bagus, kalau saja kita mempertahankan tim dan chemistry ini bukan tidak mungkin piala lainnya akan datang untuk Persebaya.

 

Apa arti Bonek buat Mahmoud?

Saya cinta Bonek, mereka menerima saya dengan baik di sini dan memberikan cinta serta perhatian yang banyak buat saya. Saya sangat suka bermain untuk mereka, saat saya merumput dan bermain di pertandingan saya mau memberikan apapun yang terbaik untuk mereka agar mereka senang. Saya juga sering mengingatkan ke teman-teman agar melakukan hal yang sama. Karena bahkan di Eropa belum tentu ada suporter yang semilitan Bonek. Mungkin di beberapa klub besar saja. 

Bonek juga selalu memberikan cinta untuk kami pemain Persebaya. Memberikan dukungan dan seluruh yang mereka punya untuk kami, jadi sudah menjadi kewajiban pemain untuk berterimakasih kepada mereka dengan memberikan kemenangan dan piala. 

Terima kasih banyak untuk Bonek, saya harap bisa bermain lagi untuk mereka dan Persebaya. (*) 

 

BERITA LAINNYA