Ruy Arianto akan menjalani pemulihan cedera lutut ACL di Jakarta. Ruy akan terus mendapatkan terapi dari tim dokter Timnas U-16.
Alami Cedera ACL ketika TC Timnas
Ruy Arianto Jalani Perawatan di Jakarta

Pasrah dan berdoa. Dua kata itu yang hanya bisa dilakukan Rio Arianto dan Rina Ningrum. Orang tua, Ruy Arianto. Ini tak lepas dari kondisi sang anak saat ini. Lutut kanan, winger masa depan Persebaya ini cedera. Pekan lalu, dia sudah jalani operasi ligamen lutut anterior cruciate ligament (ACL) di salah satu rumah sakit di Jakarta.


Cedera ini didapat saat TC Timnas U-16 di Bekasi. Selain Ruy, ada tiga pemain muda Persebaya lainnya, yang ikut pemusatan ini. Yakni Marselino Ferdinan, Mochamad Aditya Rangga Saputra dan Wahyu Agong Drajat Mulyono. TC digeber sejak 5 Juli dan direncanakan berakhir pada 29 Juli mendatang. Ruy dkk dipersiapkan PSSI untuk tampil di Turnamen AFC U-16 Championship yang digelar di Bahrain, 25 November – 12 Desember 2020. “Waktu pamitan berangkat, dia minta didoakan untuk bisa lolos dan tampil di turnamen itu. Dia sangat senang. Sebagai orang tua, kami juga bangga,” tambah sang ibu, Rina Ningrum, mengisahkan keberangkatan anak bungsunyi ini.


Sejenak. Harapan untuk terbang tinggi bersama Garuda akhirnya harus terhenti. Cedera membuat Ruy harus menepi. “Butuh waktu sekitar enam bulan untuk pemulihan kondisi,” terang Bima Sakti, pelatih Timnas U-16.
Yang menyesakkan. Cedera ini dialami Ruy saat dia tengah menjalani hari bahagia. 7 Juli lalu, pemain binaan klub Bintang Timur ini, usianya genap 16 tahun. Itu, hari kedua dia berada di pemusatan latihan.

“Waktu itu dia mengabari kalau cedera. Nggak bilang kalau parah atau bagaimana. Katanya masih harus diperiksa lagi. Belakang, diinformasikan operasi. Sebagai orang tua hanya doa yang bisa kami panjatkan. Semoga Ruy segera diberi kesembuhan. Bisa bermain bola kembali. Membela Timnas dan Persebaya senior,” harap Rina seraya minta diamini.


Menurut Bima Sakti, Ruy mengalami cedera pada latihan pada pekan lalu di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Waktu itu, latihan masih dalam level ringan. Lebih pada pemulihan kondisi pemain. Nah, waktu sprint dan putar balik, Ruy salah tumpuan. “Kita langsung obersevasi. Setelah MRI, teryata ACL nya. Harus operasi,” kisahnya.


Saat ini, Ruy Arianto terus mendapatkan terapi dari tim dokter Timnas U-16. Ruy Arianto merupakan salah satu pilar lini tengah saat Timnas U-16 berkompetisi di Piala AFF U-15 2019 dan Kualifikasi Piala Asia U-16 2020.
Dia membuat satu gol di Piala AFF U-15. Di kualifikasi Piala Asia U-16, Ruy melesakkan empat gol dan turut mengantarkan Indonesia ke putaran final Piala Asia U-16 2020.


Bima memastikan, Ruy dalam kondisi sehat. Secara psikis juga. Dia cukup kuat menerima kenyataan ini. Karena itu, kata Bima, Ruy akan tetap bersama skuad tim U-16. Termasuk saat libur Idul Adha nanti. Ruy sementara akan tinggal di rumah ofisial timnas U-16. “Ruy akan tetap di sini. Kalau memungkinkan, nanti orang tua Ruy juga akan kita undang ke sini,” tandas Bima Sakti. (*)

 

 

BERITA LAINNYA