Pemain belakang Persebaya U-17 Mochamad Dwi Figo Febrianto (21) berhasil menggocek bola dari sergapan pemain Persepon Ponorogo U-17 Andrean Wahyu Saputra pada laga babak 18 besar Piala Soeratin U-17 2019 Jawa Timur. Persebaya U-17 mengalahkan Persepon U-17 dengan skor 3-0 di Lapangan Brigif-2 Marinir, Sidoarjo sore ini. (Komunitas Fotografi Bonek/Dutchi Yosia)
Piala Soeratin U-17 2019 Jawa Timur: Persebaya 3-0 Persepon Ponorogo
Atasi Permainan Keras, Kunci Kemenangan Bajol Ijo Cilik

Persebaya U-17 sukses mengawali langkah pada babak 18 besar Piala Soeratin U-17 2019 Jawa Timur dengan torehan positif. Bajol Ijo Cilik meraih kemenangan dengan skor 3-0 kala bertemu Persepon Ponorogo U-17 di Lapangan Brigif-2 Marinir, Sidoarjo sore ini.

Pertandingan berjalan keras diperagakan skuad Persepon U-17 sejak peluit babak pertama berbunyi. Akibatnya pemain-pemain Persebaya U-17 sedikit menurunkan tekanan. Alhasil laga ini berjalan keras dengan tempo sedang selama 40 menit pertama. Tetapi tidak ada gol yang tercipta.

Di babak kedua, pertandingan tetap berjalan dengan intens dan keras. Hingga akhirnya Persepon U-17 tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-49. Wasit Joni Pristiwahono mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Ryanata Yoga Permana.

Unggul jumlah pemain membuat Persebaya U-17 lebih leluasa menguasai permainan. Tetapi gol baru tercipta pada menit ke-70. Cahya Dwi Permana sukses memaksimalkan Muhammad Syafran Andriyansyah di dalam kotak penalti Persepon U-17. Memimpin satu gol membuat Persebaya U-17 lebih agresif.

Tendangan keras Muhammad Syafran Andriyansyah (22) membawa Persebaya unggul 2-0 atas Persepon Ponorogo U-17 di Lapangan Brigif-2 Marinir, Sidoarjo sore ini. (Komunitas Fotografi Bonek/Dutchi Yosia)

Hasilnya, Muhammad Syafran Andriyansyah menambah keunggulan Persebaya U-17 menjadi 2-0 pada menit ke-74. Tendangannya dari luar kotak penalti tak mampu di jangkau Daffa Naufal Harits kiper Persepon U-17. Memasuki injury time, gol kedua Cahya Dwi Permana memastikan Persebaya U-17 meraih tiga angka.

Pelatih Persebaya U-17 Seger Sutrisno bisa mendapatkan kemenangan tersebut. Ia pun memuji motivasi luar biasa yang ditunjukkan Rully Arya Ibrahim dkk untuk meraih kemenangan ini. “Alhamdulillah kami bisa mengakhiri laga dengan kemenangan. Ini poin penting bagi kami,” tuturnya setelah pertandingan.

Sosok yang membawa Persebaya menjuarai Perserikatan 1987-1988 ini mengungkapkan kunci kemenangan anak asuhnya karena tidak meladeni permainan keras lawan. Dari pinggir lapangan Seger meminta pemain-pemainnya tak terpancing. “Anak-anak tertekan karena gaya permainan keras lawan di babak pertama. Saya terus tekankan kepada mereka agar tidak terpancing,” tandasnya.

Pada laga berikutnya, Persebaya U-17 akan meladeni Persikoba Batu U-17 di Lapangan Brigif-2 Marinir, Sidoarjo, Rabu (23/10) sore. (*)

BERITA LAINNYA