Pemain Persebaya U-18 mengenakan pita hitam untuk mengenang salah satu dedengkot Bonek, Jhonerly Simanjuntak, yang meninggal dunia tadi malam, sebelum pertandingan melawan Kalteng Putra U-18 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pagi tadi. (Persebaya)
Elite Pro Academy U-18 Grup C Seri 2: Kalteng Putra 0-0 Persebaya
Rentetan Kemenangan Bajol Ijo Cilik Terhenti

Laju kemenangan Persebaya U-18 pada lanjutan Elite Pro Academy U-18 Grup C Seri 2 terhenti. Pemuncak klasemen sementara ini bermain imbang 0-0 dengan Kalteng Putra U-18 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pagi tadi.

Hasil seri ini memutus rekor tiga kemenangan beruntun Persebaya U-18 sebelumnya. Ini juga kali pertama mereka gagal mencetak gol. Padahal dari delapan laga yang telah dilalui, Akbar Firmansyah dkk selalu mencetak gol.

Meski demikian, manajer Elite Pro Academy Persebaya, Yahya Hasan Alkatiri tetap bangga dengan para pemainnya. Dia sadar kalau Persebaya U-18 tidak selalu bisa mendapatkan hasil terbaik.

“Ya inilah sepakbola, memang tidak selalu bisa menang. Kami kami gagal meneruskan rentetan kemenangan. Kalteng Putra U-18 bertanding dengan keras,” ujar Yahya setelah pertandingan.

Dia menilai performa pemain Persebaya U-18 di lapangan cukup baik. Meski lawan mampu mengekang Persebaya U-18 dalam mengembangkan permainan. “Kami mengawali pertandingan dengan baik. Lawan layak mendapatkan kredit karena berhasil membatasi permainan kami,” terang Yahya.

Pria yang juga manajer klub internal Persebaya, Putra Surabaya, ini mengatakan, para pemain dapat memetik pelajaran dari hasil imbang ini untuk menghadapi Borneo FC U-18 besok sore. Namun Yahya meminta para pemain tak meremehkan laga terakhir melawan tim juru kunci tersebut.

“Kami harus respek sama lawan. Saya pikir laga terakhir akan sangat sulit. Harus kerja keras untuk menang. Saya yakin kami bisa melewatinya dengan baik,” tandas Yahya. (*)

BERITA LAINNYA