Selebrasi David Da Silva dan Osvaldo Haay saat membela Persebaya menghadapi Bali United di Bali pada Liga 1 2018 lalu (Persebaya)
Proses Negosiasi Berjalan Cepat dan Mulus

Da Silva Terus Jalin Komunikasi dengan Manajemen Persebaya Selama di Korsel

Kedatangan David da Silva di Surabaya (18/6) menjadi kado indah bagi Bonek-Bonita. Ya, di hari itu, keluarga Persebaya merayakan ulang tahun klub kebanggaan yang ke-92. Setahun membela Persebaya musim lalu, Da Silva sudah menjadi sosok idola yang selalu dirindukan fans.

”Meski saya di Korea, tapi hati saya selalu dekat dengan Persebaya,” kata Da Silva. ”Saya cinta klub dan kota ini. Selain itu, hampir setiap hari akun Instagram saya, bahkan Pohang Steelers, di-like dan komentari oleh fans Persebaya,” lanjutnya.

Saat Da Silva mengucapkan selamat ulang tahun kepada Persebaya kemarin, puluhan ribu Bonek nge-like postingan tersebut. Comment-nya bahkan hampir menembus angka 5 ribu.

”Saya rasa ini rekor like dan comment postingan saya,” ucap David.

Da Silva begitu bahagia, akhirnya bisa menuntaskan proses negosiasi untuk kembali bermain bersama Persebaya. Meski baru bisa bermain pada putaran kedua Shopee Liga 1 Agustus nanti.

Harus ke Pohang Steelers untuk kembali ke Persebaya, menurut Da Silva adalah jalan hidup yang harus dilakoni. Dia hijrah ke Korea bukan karena tidak cocok dengan Persebaya. Namun, lebih disebabkan karena dia ingin merasakan atmosfer sepak bola di sana.

Sejak melanglang buana sebagai pesepak bola profesional sejak 2011, belum sekali pun dia bermain di Korea Selatan. Padahal, Negeri Ginseng adalah salah satu negara yang sepak bolanya maju. Pernah menjadi semi finalis Piala Dunia.

”Selama di Korea, saya dan agen saya terus berkomunikasi dengan Pak Candra (Manajer Persebaya Candra Wahyudi, Red). Itulah yang membuat proses saya kembali bergabung dengan Persebaya sangat cepat dan mulus,” ungkap pemain yang musim lalu mencetak 20 gol itu.

Ada banyak hal yang membuat Da Silva kerasan di Persebaya. Selain dukungan suporter, juga manajemen yang profesional. Faktor manajemen itu menurut Da Silva sangat penting karena dia ingin istri dan anaknya juga nyaman.

Beberapa hari ke depan, David akan pulang ke Brazil, untuk menjemput istri dan kedua anaknya. ”Davi (putra David) semakin besar, saya akan lebih sering mengajaknya ke latihan Persebaya,” tutupnya. (*) 

BERITA LAINNYA