Fandi Eko Utomo menceploskan satu gol dalam laga Persebaya vs PSIS di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (8/12) lalu. (Persebaya)
Rendi, Misbakus, Fandi, dan Osvaldo, Kunci Kebangkitan Persebaya
Ini Dia, Pemain Persebaya yang Meroket Penampilannya di Putaran Kedua

Kompetisi GO-JEK Liga 1 2018 sudah berakhir. Persebaya menuntaskan kompetisi dengan bertengger di peringkat kelima klasemen akhir. Lewat kemenangan 1-0 atas PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu lalu (8/12). Target manajemen terpenuhi. Performa pemain pun meningkat.
 
Ada sejumlah catatan individu menarik yang dibukukan skuad Green Force. Miswar Saputra menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak di Persebaya musim ini dengan 2.868 menit. Sejumlah pemain lain, menunjukkan peningkatan performa sepanjang putaran kedua.
 
Dari sektor lini belakang, Otavio Dutra menunjukkan peningkatan minutes play. Jika di putaran pertama pemain asal Brasil itu mencatatkan 760 menit, pada putaran kedua meningkat menjadi 1.334 menit. Otavio Dutra juga menyumbangkan dua gol. Satu melalui sundulan dan titik putih.

Tembakan Misbakus Solikin pada laga Persebaya vs PSIS di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (8/12).(Persebaya)


 
Bonek tak akan pernah lupa aksi heroik pemain kelahiran Fortaleza, Ceará, Brasil itu ketika Green Force menjamu Bhayangkara FC (26/11) lalu. Saat itu Otavio Dutra berhasil menghalau umpan silang Vendry Mofu pada menit ke-27. Bola sapuan Otavio Dutra melambung ke atas gawang Persebaya. Laga ini sendiri dimenangkan Persebaya lewat gol tunggal Osvaldo Haay.
 
Di lini tengah ada tiga nama yang mencatatkan peningkatan performa. Mereka adalah Misbakus Solikin, Fandi Eko Utomo dan Rendi Irwan Saputra. Kisah manis, pahit, baik dan buruk dirasakan. Solikin, misalnya, yang harus menjalani peran baru dari gelandang serang menjadi gelandang bertahan. Perubahan itu tak membuatnya menurun, malah permainannya kembali meroket.

Rendi Irwan berduel dengan pemain belakang PSIS Semarang pada laga Persebaya vs PSIS di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (8/12).(Persebaya)


 
Saat masih berlaga di Liga 2, Solikin menjadi top scorer Persebaya dengan 12 gol dan dua assist dari 18 pertandingan. Sementara di Liga 1, perolehan gol dan assist-nya hanya dua biji. Di musim ini kesempatan bermain dia meningkat 1.023 menit pada putara kedua, dari 596 menit di putaran pertama.
 
Kisah manis juga dirasakan oleh Fandi. Hanya mencicipi 403 menit di putaran pertama dengan menyumbangkan satu gol. Putra dari legenda hidup Persebaya, Yusuf Ekodono itu mendapatkan momentum ketika mencetak dua gol melawan Persib Bandung di Bali (20/10) lalu. Total musim ini Fandi mencatatkan 1.368 menit dengan empat gol dan satu assist. Gol terakhir Persebaya diciptakan oleh pemain bernomor punggung 27 itu saat menang 1-0 atas PSIS Sabtu lalu (8/12).
 
Situasi tak jauh berbeda dicapai Rendi Irwan. Kapten tim Persebaya itu mencatatkan total 1.863 menit bermain dengan dua gol dan lima assist. Meningkat tajam ketimbang di Liga 2 dengan raihan dua gol dan satu assist dalam 1337 menit bermain. Pun demikian dengan Oktafianus Fernando yang menyumbangkan satu gol dan enam assist dari 1.819 menit di Liga 1.
 
Barisan tukang gedor Persebaya memunculkan nama David Aparecido da Silva menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan 20 gol di Liga 1. Musim perdananya di kompetisi Indonesia. namun yang menjadi sorotan tentu meningkatnya performa Osvaldo Haay. Dia membuka kran golnya saat membungkam PS Tira dengan skor 1-4, 13 April lalu.
 
Pemain Papua berusia 20 tahun itu menanjak performanya ketika menempati posisi false nine. Saat Persebaya kehilangan David da Silva lantaran cedera. Perubahan posisi dari winger tak menurunkan potensinya. Osvaldo Haay malah lebih tajam dengan sumbangsih sembilan gol dan dua assist. Sebanyak 1.559 menit dia bukukan bersama Persebaya di Liga 1. Bersama Persebaya pula ia mencetak hat-trick pertama sepanjang karir. Ketika itu Persebaya menang empat gol tanpa balas melawan Madura United (25/10).
 
Lebih baik ketimbang musim sebelumnya saat berkostum Persipura Jayapura. Membela tim berjulukan Mutiara Hitam itu Osvaldo menyumbangkan enam gol dari 1.340 menit bermain.
 
Raihan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi para pemain Persebaya untuk lebih baik dan bagus lagi di Liga 1 2019 mendatang. (*)

 

 

BERITA LAINNYA