David da Silva memberikan umpan kepada Osvaldo Haay sebelum akhirnya bola diceploskan ke dalam gawang Bali United. Gol tersebut menjadi gol kedua Osvaldo Haay sekaligus gol keempat Persebaya dalam pertandingan malam (18/11) tadi. (Persebaya)
Lini Depan Persebaya Semakin Tajam
Karena Da Silva-Osvaldo Saling Melayani

Kekhawatiran itu muncul. Winning team Persebaya akan terganggu. Ketika David da Silva pulih lebih cepat. Dan siap main dalam pertandingan melawan PSM Makassar (10/11). Lebih cepat dari prediksi sebelumnya, melawan Bhayangkara FC (26/11)

Persebaya saat itu baru saja menekuk Persija Jakarta 3-0 (4/11). Tim bertabur bintang itu dibikin mati kutu. Barisan belakang Persija yang dimotori pemain asing Jaimerson Xavier diacak-acak trio Osvaldo Haay-Ferinando Pahabol-Oktafianus Fernando.

Sebaliknya, barisan belakang Persebaya membuat Persija mati kutu. Hanya satu peluang emas yang didapatkan Marco Simic. Nyaris, sepanjang pertandingan serangan Macan Kemayoran gembos sejak lini tengah. Fandi Eko Utomo-Rendi Irwan-Misbakus Solikin, bermain solid mematikan lini tengah Persija.

Osvaldo Haay ikut merayakan gol kedua yang dicetak David da Silva pada pertandingan malam (18/11) tadi. Osvaldo Haay menjadi pengumpan bagi terciptanya gol tersebut. (Persebaya)

Khusus barisan depan, laga melawan Persija adalah pertandingan ketiga sektor itu tampil tajam tanpa Da Silva. Yang tengah dalam proses pemulihan cedera. Ada kekhawatiran, Osvaldo akan kembali tumpul saat digeser ke winger. Kalau main, Da Silva tentu saja akan mengisi posisi target man yang dalam tiga pertandingan tersebut diisi Osvaldo.

Nah, kemenangan 5-2 atas Bali United tadi malam membuktikan kekhawatiran itu salah. Osvaldo dan Da Silva makin menggila saat diturunkan sejak menit pertama. Agresivitas dan ketajaman keduanya membuat lini depan Green Force semakin sulit dimatikan. Osvaldo-Da Silva bisa saling melayani dan membuka ruang.

Osvaldo Haay menerima umpan dari David da Silva sebelum melakukan tendangan yang berbuah gol untuk keempat bagi Persebaya. (Persebaya)

Da Silva harus dikawal lebih seorang pemain. Itu membuat Osvaldo mendapatkan ruang lebih untuk mengacak-acak jantung pertahanan lawan. Gol keempat Persebaya yang dilesakkan Osvaldo terjadi karena pemain belakang Bali United terfokus menjaga Da Silva yang menguasai bola di sisi kiri. Melihat Osvaldo di sisi kanan dalam posisi bebas, pemain asal Brazil itu memberikan assist yang diselesaikan dengan sangat baik.

Osvaldo pun menjadi ”pelayan” yang baik untuk Da Silva. Gol kedua Persebaya yang dilesakkan Da Silva berawal dari umpan terobosan Osvaldo. 

”Dia (Da Silva, Red) pemain asing yang luar biasa. Membuat tim lebih konfiden, sebaliknya menjadi teror buat lawan,” kata Osvaldo soal Da Silva. ”Namun, hasil positif ini bukan karena saya atau Da Silva semata. Semua teman-teman satu tim bekerja dengan sangat keras untuk meraih kemenangan,” kata Osvaldo. 

Lima gol diciptakan Da Silva dan Osvaldo tadi malam. Salah satu gol terbanyak yang diciptakan dua pemain dalam satu pertandingan. (*)

BERITA LAINNYA