SERBA BISA: Abu Rizal Maulana (22) dan Oktafianus Fernando siap ekstrakeras jika diturunkan melawan Madiun Putra di Stadion Wilis, Madiun, malam ini. (Foto: Angger Bondan/Jawa Pos)
Pantang Lengah demi Puncak

TREN performa Persebaya Surabaya sedang mantap sejak ditangani pelatih Angel Alfredo Vera. Klub berjuluk Green Force itu belum pernah kalah dalam tiga laga terakhir di grup 5 Liga 2. Situasi tersebut berbanding terbalik dengan Madiun Putra yang tidak pernah menang sejak kembali dari jeda Lebaran.

Namun, itu bukan alasan bagi Persebaya lengah. Jangan lupa, Madiun Putra menahan imbang Persebaya 1-1 pada laga pembuka Liga 2 di Gelora Bung Tomo (20/4). Nah, ini saatnya Persebaya membalasnya dengan membuat kecewa tuan rumah di Stadion Wilis, Madiun, malam ini (siaran langsung TVOne pukul 18.30 WIB).

Sayang, Persebaya tidak datang ke Madiun dengan kekuatan terbaiknya. Mereka tidak bisa menggunakan tenaga kapten Rendi Irwan, gelandang Sidik Saimima, winger Thaufan Hidayat, dan pemain serbabisa Kurniawan Karman.

Selain itu, Misbakus Solikin dkk masih kelelahan. Bagaimana tidak kelelahan, Persebaya memainkan tiga laga dalam waktu hanya sembilan hari. Menjamu Persatu Tuban (6/7), lalu memainkan laga tandang di Jogjakarta melawan PSBI Blitar (11/7), dan menantang Persinga Ngawi (15/7).

Situasi yang bikin pelatih Alfredo Vera berpikir keras mencari solusi. Tanpa beberapa pemain andalan yang absen, Alfredo mungkin akan memainkan Abu Rizal Maulana sebagai gelandang bersama Hidayat dan Solikin digeser ke gelandang serang. Abu Rizal memang asli gelandang. Tetapi, selama ini dia dimainkan sebagai bek kanan.

"Saya sendiri siap diturunkan di posisi apa pun. Ini bukan soal posisi itu nyaman atau tidak. Tapi, kami semua memang harus selalu siap ketika diberi kepercayaan untuk turun," kata Rizal.

Posisi bek kanan yang ditinggalkan Rizal nanti diisi Abdul Azis. Adapun duet bek tengah dihuni M. Syaifuddin dan Andri Muliadi. "Menurut dokter tim, Syaifuddin dalam kondisi bagus dan siap diturunkan. Tetapi, kami perlu tahu perkembangannya besok (hari ini, Red) sebelum pertandingan. Saya sudah ada gambaran dan semoga bisa berjalan sesuai rencana," jelas Alfredo.

Terlepas dari panjangnya daftar cedera dan kelelahan yang mendera, Misbakus Solikin dkk akan mendapat suntikan semangat dari tribun. Sebab, setelah dua laga sebelumnya selalu tanpa penonton, kali ini Bonek bisa menyaksikan langsung di Stadion Wilis, Madiun.

Kemenangan sangat berarti bagi Persebaya karena bisa membawa mereka ke puncak klasemen sementara grup 5. Namun, mereka masih bisa tergeser lagi karena Martapura FC baru memainkan laga pekan kedelapan pada Sabtu (22/7) melawan tamunya, PSIM Jogjakarta.

Adapun Madiun sangat berambisi untuk bangkit. Apalagi, sebelumnya mereka kalah oleh Martapura 2-4 di kandang (15/7) dan ditahan seri Persinga Ngawi 1-1 (8/7). Pelatih Sartono Anwar berambisi menang untuk meredakan konflik internal yang sempat menyebabnya dia mundur setelah kalah oleh Martapura.

"Mulai manajemen, pemain, hingga suporter, meminta saya untuk kembali. Saya akhirnya bersedia, asalkan apa yang terjadi sebelumnya tidak terulang," ujarnya. "Tidak banyak perubahan pemain yang kami lakukan. Saya hanya perlu menekankan mental agar termotivasi meraih poin," lanjut Sartono. Kemudian, kapten Madiun Putra Asmar Abu menyatakan tidak ingin kembali meraih hasil negatif di kandang. (dit/c4/ham)

<

Story provided by Jawa Pos

<

BERITA LAINNYA