Rifky Afryan mengawal pergerakan pemain Persela, hari minggu (30/9) lalu. Kini Rifky diharapkan dapat meredam serangan Persib Bandung. (Persebaya)
Preview Liga 1 U-19 Matchday 3: Persib U-19 vs Persebaya U-19
Persebaya Mengantisipasi Kebangkitan Juru Kunci

Persebaya U-19 akan menjalani matchday ketiga malam nanti. Setelah mengkandaskan Bali United yang notabene tuan rumah dan juara 3 musim lalu, kini giliran semifinalis musim lalu lainnya yang menantang Young Green Force. Persib U-19 menjadi rintangan berikutnya bagi Persebaya untuk melanjutkan tren positif.

Seluruh pemain Persebaya siap diturunkan dalam laga melawan Maung Ngora. Zulfikar dan Risky Dwiyan yang sempat dihinggapi cidera ringan sudah berlatih seperti biasa mulai kemarin. “Tidak ada yang cedera dan akumulasi, seluruh pemain siap 100 persen untuk pertandingan hari ini,” ungkap Uston.

Kepercayaan diri anak asuh Uston sedang tinggi-tingginya. Kemenangan dengan skor cukup mencolok di pertandingan terakhir, membuat Persebaya naik ke posisi 2 klasemen. Namun, Uston mengingatkan pemainnya untuk tidak banyak melakukan kesalahan di daerah berbahaya.

Pada pertandingan selasa (2/10) lalu saja Young Green Force melakukan 17 kali pelanggaran dan dihadiahi 2 kartu kuning. 4 diantaranya dilakukan di dekat kotak penalti. Bahkan Koko Araya sempat melakukan pelanggaran yang membuat Persebaya dihukum penalti. “Pertahanan sudah semakin solid dan kompak tapi saya tetap ingatkan mereka untuk tidak ceroboh di area kotak pinalti,”  jelas Uston.

Selain itu Uston juga mengajak para pemainnya mengantisipasi skema set piece dari Persib. Dari melihat video pertandingan Persib, Uston memberikan arahan untuk menangkal serangan Persib dari situasi set piece. Tidak berlebihan memang, karena Persib mampu menjadikan semua situasi set piece berbahaya. Tidak hanya tendangan sudut dan tendangan bebas, bahkan Maung Ngora menciptakan 5 peluang emas yang dimulai dari tendangan gawang dan lemparan kedalam.

Melihat statistik tersebut, kemungkinan besar duet Rizky Ridho dan Ridky Afryan akan tetap menghuni barisan belakang Persebaya. Mengingat duet mereka berhasil menggagalkan 6 dari 8 crossing yang dilakukan Bali United pada pertandingan sebelumnya.

Zulfikar berusaha lepas dari pemain bertahan Persela. Setelah absen pada pertandingan kedua akibat cidera, kini Zulfikar sudah siap diturunkan.

Persib memiliki motivasi lebih untuk mengalahkan Persebaya. Karena mereka hanya memetik 1 poin di 2 laga perdana. Hasil tersebut membuat mereka tercecer di posisi juru kunci pada klasemen sementara grup 2.

Keinginan Persib untuk bangkit akan dipermulus dengan kehadiran Beckham Putra. Baru bergabung pada saat lawan Persela, adik dari pemain Persib senior Gian Zola ini telah menciptakan sedikitnya 4 peluang dari sisi sayap kanan.

Pergerakannya yang lincah dan cepat membuat lini belakang Persela kerepotan. Hasilnya, 1 gol dicetak Beckham setelah memanfaatkan kelengahan kiper Persela.

Ilham Qobla menjadi nama berikutnya yang patut diwaspadai Persebaya. Kapten Persib U-19 itu memang tidak mencetak gol. Namun serangan Persib sering dimulai dari pemain yang pernah membela tim senior Persib tersebut. Buktinya gol kedua Persib yang dicetak Wandi hasil umpan dari Ilham.

Perebutan poin di pertandingan petang nanti diprediksi akan berjalan sengit. Meski berada di juru kunci tapi Persib memiliki potensi mengkudeta posisi Persebaya di klasemen. Karena kedua tim hanya berjarak 3 poin. Maka dari itu kemenangan wajib diarih Young Green Force untuk memperlebar jarak dengan tim dibawahnya. Kemenangan juga bisa mengantar Persebaya memuncaki klasemen sementara, jika Barito Putera yang bertanding sore ini dapat ditahan oleh Bali United.(*)

 

Klasemen Sementara

P W D L GF-GA PTS

1.PS Barito  2  2  0  0  4-1  6

2.Persebaya 2  1  1  0  4-1  4

3.Bali United 2  1  0  1  2-4  3

4.Madura United 3  1  0  2  3-4 3

5.Persela 3  0  2  1  4-5  2

6.Persib 2  0  1  1  3-5  1

BERITA LAINNYA