Gelandang Persebaya U-16 Ega Favian Fitrianto (16) merayakan gol bersama rekan-rekannya usai tendangan bebasnya mengoyak gawang PSM Makassar. Di laga ini Persebaya U-16 menang 1-0 atas PSM Makassar U-16 di Stadion Jala Krida Mandala, AAL Bumimoro, pagi tadi (24/9). (Persebaya)
Liga 1 Elite Pro Academy U-16

Gol Ega Beri Persebaya U-16 Kemenangan

Perubahan komposisi pemain memberi dampak positif bagi Persebaya U-16 di matchday kedua Liga 1 Elite Pro Academy U-16 2018 Grup C. Aris Fathur Rozy dkk menang 1-0 atas PSM Makassar U-16 di Stadion Jala Krida Mandala, AAL Bumimoro, pagi tadi (24/9).

Sebelumnya, Persebaya U-16 menderita kekalahan di laga perdana melawan Mitra Kukar U-16 kemarin sore (23/9). Bajul Ijo cilik takluk 0-1 lewat gol tendangan jarak jauh gelandang Mitra Kukar Surya Nata di menit ke-51.

Tak ingin kembali kalah, Persebaya U-16 mengubah komposisi pemainnya. Para pemain dari Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2018 lalu turun sebagai starter. Namun, tanpa Ragil Satrya Jati di lini depan yang cedera di laga sebelumnya. Sebagai gantinya, Persebaya U-16 menurunkan Mohammad Akrom sebagai juru gedor.

Komposisi ini terbukti mampu menjalankan intruksi pelatih dengan baik. Tak hanya mendominasi permainan, mereka juga memperagakan umpan dari kaki ke kaki. Sayang sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol di babak pertama. Skor 0-0.

“Babak pertama kami menguasai pertandingan. Tapi gagal menyelesaikan peluang menjadi gol. Jadi di babak kedua kami mengubah sedikit pola permainan. Hasilnya, tusukan-tusukan anak-anak jadi lebih tajam,” ujar Yongki Kastanja, pelatih Persebaya U-16.

Berawal dari penetrasi Marselino Ferdinan ke lini pertahanan PSM Makassar U-16. Irfan, pemain Ramang Muda – julukan PSM Makassar U-16 – menjatuhkan Marselino di depan kotak penalti. Dengan tenang Ega Favian Fitrianto mengeksekusi tendangan bebas terarah yang gagal digapai Reski, kiper PSM Makasaar U-16. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Di sisi lain, manajer Persebaya U-16 Yahya Hasan Alkatiri memuji semangat tanding para pemain. Ia menilai M. Yusuf Arizal dan kolega tak terpengaruh hasil laga pertama kemarin. “Memang kemarin adalah start yang buruk tapi terkadang kita membutuhkan awal yang buruk untuk bangkit. Dan sekarang pemain menyadari bahwa harus memberikan lebih dari apa yang baru saja kami berikan,” ungkapnya. (*)

BERITA LAINNYA