Penyerang Persebaya U-19, Vengko Armedya, mencoba melepaskan tendangan dengan dijaga oleh pemain PSID Jombang. Vengko menjadi pencetal gol semata wayang Persebaya U-19 saat menang 0-1 atas PSID Jombang (Persebaya)
Mengasah Mental Tandang Green Force Muda

PERSEBAYA U-19 terus mengasah mental tandang pasukannya sebelum bergulirnya Liga 1 U-19 musim 2018. Karena alasan itu, head coach Bejo Sugiantoro menerima tantangan beruji coba lagi dengan kontestan Liga 3 Jatim, PSID Jombang. Friendly game yang berlangsung di stadion Merdeka, Jombang, Sabtu (12/5) ini, berkesudahan dengan keunggulan 1-0 untuk Persebaya U-19. 

Hasil tersebut sekaligus memupus asa PSID Jombang untuk melakukan revans. Setelah pada pertemuan sebelumnya di tempat yang sama, 23 Maret lalu, Persebaya U-19 saat itu unggul 3-0.

Bermain di kandang PSID Jombang tidak membuat anak asuhan Bejo Sugiantoro canggung. Sejak menit awal babak pertama Persebaya U-19 sudah menekan tuan rumah. Peluang pertama di dapatkan pada menit 10 saat Jossa Andika Dwi Prarama berhasil mengelabui pemain belakang PSID. Sayang sepakan pemain yang sempat ikut magang bersama tim utama itu masih dapat dimentahkan pemain bertahan PSID.

 

Agung Presetiyomelepaskan tembakan yang masih bisa diamankan penjaga gawang PSID Jombang

 

Kurangnya kordinasi lini belakang PSID kembali dimanfaatkan Green Force Muda pada menit 15.  Kali ini striker Persebaya, Vengko Armedya, mampu mencuri bola back pass pemain PSID. Namun tendangannya masih lemah dan dapat diamankan penjaga gawang PSID As'ad Tobharoni.

Gol yang ditunggu hadir pada menit ke-20. Jossa yang mampu melewati pemain belakang PSID mengirim umpan ke tengah. Vengko yang sudah menunggu mampu menceploskan bola ke gawang berkat kelengahan pemain belakang PSID yang telat menutup ruang geraknya. Skor 1-0 untuk Persebaya U-19.

Setelah gol terjadi beberapa peluang juga didapatkan Persebaya. Pemain jangkung Persebaya U-19 Koko Ari Araya yang melihat pergerakan penjaga gawang PSID sudah off position, berusaha melepaskan tendangan placing ke kiri gawang PSID. Namun keberuntungan belum berpihak, bola menyamping tipis di samping tiang gawang.

Babak pertama ditutup dengan peluang emas Jossa. Mendapat peluang yang mirip dengan Koko, Jossa melakukan hal yang sama. Bedanya tendangan Jossa menemui tiang gawang. Skor tetap 0-1 untuk keunggulan Persebaya U-19.

 

Jossa Andika berusaha mempertahankan bola dari tekanan pemain PSID Jombang

 

Di babak kedua, PSID yang tidak mau malu dihadapan publiknya sendiri mencoba menguasai pertandingan. Namun rapinya barisan pertahanan Persebaya U-19 membuat tim kecintaan Jomber Mania ini frustasi. Green Force muda mencoba beberapa skema serangan balik dan berhasil mengancam gawang tuan rumah.

Tercatat sedikitnya 4 serangan balik Persebaya U-19 di babak kedua yang membuat pemain bertahan PSID melakukan pelanggaran keras. Namun hanya satu pemain PSID yang harus menerima kartu kuning. Krisna Mendapat peringatan keras dari wasit karena mengambil bola dari belakang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tercipta. Skor tetap 0-1 untuk keunggulan Persebaya. Pelatih Persebaya U-19 Bejo Sugiantoro meminta anak asuhnya untuk tidak jumawa atas hasil yang diperoleh.

Legenda hidup Persebaya  ini mengatakan bukan hasil yang menjadi tujuan utama. "Saya ingin anak-anak belajar berani mengambil keputusan dalam pertandingan kali ini" kata ayah dari Rachmat Irianto ini. "Alhamdulillah anak-anak mampu menciptakan beberapa peluang dan 1 gol" sambungnya. 

Kemenangan ini adalah kemenangan kedua Persebaya U-19 dari 3 ujicoba yang dilakukan. Sebelumnya green Force muda menang atas PSID Jombang dengan skor 3-0 dan seri tanpa gol (0-0) dengan Persekabpas Pasuruan. (*)

 

BERITA LAINNYA