GESIT: Irfan Jaya (tengah) melepaskan diri dari kawalan gelandang PSIS Albi Lanju (kiri) dan bek Rio Saputra di laga uji coba kemarin. (Foto: Angger Bondan/Jawa Pos)
Amunisi Muda Bikin Bangga

PERSEBAYA Surabaya harus menyerah 0-1 (0-0) dalam laga uji coba melawan PSIS Semarang kemarin (12/3). Namun, ada sisi positif yang bisa dipetik dari laga yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, itu. Yakni, semakin matangnya penampilan para pemain muda.

 

"Saya memang menargetkan tidak kalah pada laga tadi (kemarin, Red). Namun, kekalahan ini memberi saya bukti, yakni para pemain muda makin matang," kata pelatih Persebaya Iwan Setiawan setelah pertandingan.

 

Pernyataan pelatih asal Medan itu memang tidak berlebihan. Sebab, sebelas starter yang diturunkan berusia di bawah 25 tahun. Bahkan, kapten tim dijabat pemain paling muda di Persebaya, yakni Rachmat Irianto. Sementara itu, tiga pemain senior, yakni Mat Halil, Rendi Irwan, dan Rachmat Afandi, hanya menghuni bangku cadangan. Bahkan, Rachmat hanya menjadi penonton karena masih dibekap cedera otot paha.

 

"Kami akan terus memaksimalkan pemain muda. Suporter jangan kaget kalau nantinya Persebaya akan sering memainkan pemain muda," tutur Direktur Tim Candra Wahyudi.

 

Pujian juga disampaikan pelatih PSIS Subangkit. "Mereka memiliki kecepatan. Jujur, kami sempat kerepotan dengan pemain-pemain muda Persebaya. Apalagi saat counterattack," kata Subangkit.

 

Sejumlah pemain muda Green Force - julukan Persebaya- memang menunjukkan performa yang menggembirakan. Selain Rachmat Irianto yang tampil tenang di lini pertahanan, Irfan Jaya yang diplot sebagai pengganti Rachmat Afandi pun tampil memikat. Irfan berhasil melepaskan dua shot off target dan satu shot on target. M. Irvan yang menggantikan posisi Mat Halil sebagai bek kiri juga tampil konsisten sepanjang laga. Sayang, gol M. Yunus pada menit ke-87 menodai performa menawan anak-anak muda Persebaya itu.

 

Sambutan Hangat Suporter Semarang

 

Uji coba PSIS versus Persebaya kemarin sekaligus mempertemukan dua elemen suporter yang sudah lama tak bersua di tribun. Yakni, Snex dan Panser Biru serta Bonek. Laga kemarin pun menjadi ajang temu kangen dua kelompok suporter tersebut.

 

"Piye...piye...piye kabare?" sapa ribuan suporter PSIS. Bonek pun spontan menjawab, "Apik...apik...apik  kabare." Spontan, setelah mendengar jawaban Bonek, seluruh suporter langsung bertepuk tangan. "Semoga persahabatan ini bisa langgeng," kata Bagus Setiawan, suporter PSIS. (io/c11/bas)

Story provided by Jawa Pos
BERITA LAINNYA