Pemain-pemain PS Kota Pahlawan didampingi asisten pelatih Mat Halil berlatih di Lapangan Persebaya, Karanggayam, beberapa waktu lalu. Tim satelit Persebaya Surabaya ini bergabung di Grup B Liga 3 Zona Jawa Timur. (Persebaya)
Masuk Grup B Liga 3 Zona Jawa Timur
PS KoPa Tak Gentar Terkendala Jarak Tempuh

JARAK tempuh dan jadwal pertandingan yang padat tak menjadi momok bagi PS Kota Pahlawan (KoPa) menghadapi Liga 3 Zona Jawa Timur. Tim satelit Persebaya Surabaya ini tergabung di Grup B kompetisi yang akan digeber awal April mendatang. PS Kopa bakal menjamu Persegres Putra di Lapangan Persebaya, Karanggayam, 1 April nanti.

Pada gelaran Liga 3 musim 2017 lalu, PS KoPa bercokol di peringkat ke-3 klasemen Grup C fase penyisihan Zona Jawa Timur. Hasil itu cukup apik bagi tim yang baru dibentuk pada tahun 2017 ini. Apalagi kekuatan tim ini berasal dari binaan sendiri, yakni Kompetisi Internal Persebaya.

Sesuai hasil drawing, PS KoPa tergabung di Grup B bersama Madiun United, Lamongan FC, Triple’s Kediri, Malang United dan Persegres Putra, Bojonegoro FC. Dua klub terakhir pernah dihadapi PS KoPa pada kompetisi tahun lalu. Ganjalan bagi PS KoPa adalah Madiun United yang jaraknya cukup jauh dari Surabaya.

“Dengan jadwal satu minggu dua kali pertandingan pasti akan menguras tenaga. Tak hanya itu, hasil drawing juga menempatkan Madiun United yang dari sisi geografis cukup jauh jarak tempuhnya,” kata pelatih PS KoPa Ahmad Rosyidin. “Tapi itu tidak menjadi masalah. Kami sudah siap bertanding,” imbuhnya.

Pelatih berlisensi C AFC ini menilai tak ada satu pun lawan yang akan dihadapi, yang mudah mereka kalahkan. Ahmad menyebutkan lawan-lawan memiliki kekuatan dan telah mempersiapkan timnya dengan matang. “Saya sudah mengetahui beberapa calon lawan. Saya kira mereka semua juga sudah siap,” jelas mantan asisten pelatih Persebaya ini.

Ahmad lantas mencontohkan persiapan Malang United. Mereka banyak melakukan uji coba. Tak hanya melawan klub selevel, Malang United juga meladeni klub Liga 1, kalah 1-4 dari Barito Putra dan Liga 2, kalah 0-2 atas Madura FC. Selain itu, Ahmad menyatakan Bojonegoro FC sebagai tim tangguh lantaran musim lalu bisa menembus empat besar nasional.

“Semua tim yang di Grup B bagus-bagus. Tapi kami tetap optimis untuk bisa lolos dari penyisihan grup. Sisa waktu ini kami persiapkan anak-anak agar lebih fokus di pertandingan pertama dulu. Apalagi musim lalu, Persegres Putra menahan imbang kami tanpa gol di kandang,” tuntas Ahmad. (*)

BERITA LAINNYA