Workshop statistik yang dihelat Bidang Amatir PT Persebaya Indonesia, mendapat sambutan positif pelatih-pelatih kontestan Kompetisi Internal Persebaya di Wisma Persebaya, Sabtu (10/3) siang. (Persebaya)
Bekali Pelatih Internal Pemahaman Statistik

SEMAKIN berkembangnya zaman, perlu banyak sentuhan inovasi untuk memproduksi pemain berkualitas. Dewasa ini, data dan statistik membantu pembangunan tim, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Persebaya Surabaya pun mulai menerapkannya pada Kompetisi Internal Persebaya 2018.

Bidang Amatir PT Persebaya Indonesia menggelar workshop untuk para pelatih klub-klub kompetisi internal di Wisma Persebaya, Sabtu (10/3) siang. Nampak sejumlah pelatih seperti Mat Halil, Ahmad Rosyidin, Yongki Kastanya, Yusuf Mony, Agus Sarianto dan lain-lain begitu antusias mengikuti paparan statistik oleh komunitas pemerhati pengembangan sport science, Sukarelawan Olahraga Indonesia (SOI).

Mereka tampak mengabadikan catatan yang menampilkan statistik sebuah pertandingan Kompetisi Internal Persebaya di layar. Ada pula yang mencatatnya di kertas. SOI sendiri digandeng manajemen melakukan pencatatan statistik Kompetisi Internal Persebaya. Komunitas yang berdiri sejak 2013 itu telah menjalankan tugasnya sejak pembukaan kompetisi 10 Februari lalu.

“Ini (penerapan statistik) sesuatu yang baru untuk kompetisi internal yang merupakan level amatir. Di Indonesia masih baru, masih belum marak. Bahkan, bisa saja kami (amatir) pertama yang menerapkan metode ini,” kata Saleh Hanifah, Direktur Amatir PT Persebaya Indonesia.

“Selama ini kebanyakan belum menggunakan statistik sepak bola. Analisis pelatih menjadi satu-satunya cara mengevaluasi latihan, persiapan menghadapi pertandingan terdekat, saat dan setelah laga,” imbuhnya.

Menurut Saleh, melalui statistik, pelatih dan pemain dapat memperoleh data agar dapat mengevaluasi performa tim ataupun pemain. Data statistik merupakan salah satu indikator yang bisa digunakan untuk mengukur proses latihan, pertandingan, dan perkembangan tim ataupun pemain.

“Akurasi dari statistik bisa menjadi pegangan klub-klub, pelatih dan pemain. Bagi kami, ini ilmu yang luar biasa. Melalui ini, kami berharap program pembinaan pemain-pemain muda untuk Persebaya dan tanah air akan lebih baik lagi,” jelas Saleh.

Catatan statistik berfungsi untuk pendataan performa pemain agar bisa merumuskan strategi yang tepat dalam memilih pemain terbaik, memperkuat performa tim, hingga menyusun program latihan yang tepat. Jadi tidak hanya sekadar penguasaan bola atau tembakan ke arah gawang, tapi sudah bisa mengetahui jumlah tekel yang dilakukan seorang pemain, hingga akurasi umpan. (*)

 

BERITA LAINNYA