Ketua panitia Piala Gubernur Kaltim Donna Walfiaries Tania (kanan)

Tribun Utara Khusus Untuk Bonek

BABAK semifinal Piala Gubernur Kalimantan Timur akan menjadi sejarah besar bagi pendukung Persebaya dan Arema. Sebab, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Palaran, Samarinda, Jumat (2/3) itu, akan menjadi momentum pertemuan kedua suporter di atas tribun dalam satu stadion yang sama.

 

Maklum, Persebaya dan Arema sama sama sudah tidak pernah bersua dalam lima tahun terakhir. Namun, jauh dari itu, kedua suporter dengan basis masa yang sangat tinggi itu sudah lama tidak pernah berada di stadion yang sama. Sebab, oleh Polda Jatim, bila Arema bertandang ke Surabaya, maka suporter Arema dilarang berkunjung ke Surabaya.

 

Sebaliknya, bila Persebaya bertandang ke Malang, maka suporter Green Force --julukan Persebaya -- pun dilarang berangkat ke Malang. Tapi, kali ini, ini Piala Gubernur Kaltim, kedua suporter itu akan dipertemukan.

 

"Kami menyediakan tribun utara untuk para Bonek sementara tribun selatan untuk para Aremania. Sementara di tengah-tengah mereka, ada suporter Pusamania," kata Tommy Ermanto, Ketua Pusamania. "Kami akan mengawal kedua suporter yang memiliki rivalitas tinggi ini selama di atas tribun untuk bisa mencair dan menciptakan kondisi kondusif di antara mereka," lanjutnya.

 

Sementara itu ketua panitia Piala Gubernur Kaltim, Donna Walfiaries Tania mengatakan bahwa, mereka sudah siap memfasilitasi para suporter yang datang dari Jawa dengan tempat tinggal dan transoportasi. "Bahkan kami juga siapkan nasi bungkus untuk konsumsi mereka. Dengan harapan, semua suporter bisa menjaga keamanan selama berada di sini," harap Donna.

 

Menurut Donna, untuk menghindari adanya gesekan antara suporter, mereka sudah menyediakan total 800 anggota keamanan dari gabungan pihak kepolisian dan TNI di lokasi pertandingan. "Bagi kami, pertemuan antara Persebaya dan Arema ini adalah pertandingan paling spesial di turnamen ini," ujar Donna. (*)

BERITA LAINNYA