Persebaya U-20 kembali menunjukkan ketangguhannya saat menghadapi Deltras FC U-20. Setelah berpesta enam gol pada pertemuan sebelumnya, Green Force Muda kembali mengamankan tiga poin dengan kemenangan 2-0 pada matchday kedelapan Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Lapangan A Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/11).
Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Anak asuh Mat Halil berusaha menguasai permainan dan menekan pertahanan Deltras dari berbagai sisi. Namun, rapatnya barisan belakang lawan membuat Green Force Muda kesulitan menemukan ruang untuk menciptakan peluang bersih.
Persebaya terus mencoba membangun serangan dengan kombinasi umpan dan pergerakan pemain depan. Meski beberapa kali mampu mendekati area pertahanan lawan, penyelesaian akhir belum membuahkan hasil hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, kesabaran Persebaya akhirnya terbayar. Bilal Fishabilillah memecah kebuntuan pada menit ke-52 dan membawa Green Force Muda unggul 1-0. Gol tersebut membuat permainan Persebaya semakin hidup.
Ketika Deltras berusaha mencari gol penyeimbang, Persebaya justru berhasil memperlebar keunggulan. Sang kapten, Saifchel Eka, mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-87. Gol itu sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi Green Force Muda.
Selepas pertandingan, pelatih Persebaya U-20, Mat Halil, mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, terutama dalam menjaga kesabaran ketika menghadapi pertahanan lawan yang cukup rapat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa kembali mendapatkan tiga poin. Anak-anak berusaha menjalankan instruksi dan tetap menjaga fokus meskipun pada babak pertama cukup kesulitan mencari celah. Mereka tidak terburu-buru menyerah dan terus mencoba sampai akhirnya bisa mencetak gol,” ujar Coach Halil.
Meski puas dengan hasil akhir, Coach Halil tetap memberikan sejumlah catatan untuk perkembangan tim. Ia menilai kemampuan mengambil keputusan masih perlu diasah, terutama dalam menentukan kapan harus mengalirkan bola melalui umpan, melakukan penetrasi, atau mencoba penyelesaian akhir.
“Pemain harus lebih cermat dalam mengambil keputusan. Mereka perlu tahu kapan harus melakukan passing, kapan harus membawa bola, dan kapan waktunya melakukan penetrasi ke pertahanan lawan. Hal-hal seperti ini harus terus dilatih supaya serangan kami lebih efektif dan tidak mudah dibaca lawan,” jelasnya.
Kemenangan ini membuat Persebaya U-20 mengemas total delapan gol ke gawang Deltras dalam dua pertemuan. Sebelumnya, Green Force Muda juga mencatat kemenangan telak 6-0 atas lawan yang sama.
Tambahan tiga poin tersebut membawa Persebaya U-20 naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup C EPA One 2026/2027 dengan koleksi 16 poin. Green Force Muda kini terpaut lima poin dari Bali United yang masih memimpin klasemen. (*)